Jumat | 05 Juni 2020
IKTS Jalin Kerjasama Dengan RS Mata PBEC
Ikatan Keluarga Tionghua Selatpanjang & Sekitarnya (IKTS) menjalin Memorandum.


Sabtu | 23 Mei 2020
Marga Zhang Riau Salurkan Sembako Lewat Koramil dan Polsek Senapelan
Membantu warga terdampak Covid-19 atau virus corona dilingkungan sekitar,.


Kamis | 21 Mei 2020
Tionghoa Peduli dan Pimpinan DPRD Pekanbaru Salurkan Sembako
Tionghoa Peduli Penanggulangan Covid-19 Riau menyalurkan 200 paket sembako.

Rubrik : otomotif
Pembiayaan Sepeda Motor Meningkat
Editor : wisly | Penulis: antaranews
Minggu , 23 Februari 2020
ilustrasi

JAKARTA - Perusahaan pembiayaan otomotif Adira Finance mengungkapkan, pembiayaan sepeda motor baru pada tahun 2019 meningkat hingga tujuh persen, kendati pasar mobil cenderung lesu.

"Pembiayaan sepeda motor baru Adira Finance pada tahun 2019 meningkat tujuh persen menjadi Rp15 triliun," kata Direktur Keuangan Adira Finance I, Dewa Made Susila di Jakarta, belum lama ini.

Hingga akhir 2019, Made mengungkapkan, motor Honda dan Yamaha berkontribusi hingga 92 persen atas pembiayaan sepeda motor baru.

Tak hanya motor baru, permintaan untuk pembiayaan motor bekas pun mengalami peningkatan empat persen menjadi Rp5,2 triliun bila dibandingkan dengan tahun 2018. Di sektor motor bekas, Honda dan Yamaha berkontribusi 88 persen.

Sementara, pada pembiayaan mobil, Made mengiyakan bahwa permintaannya kian menurun hingga tujuh persen menjadi Rp15,7 triliun.

Segmen mobil komersial turun di angka 20 persen menjadi Rp5,7 triliun, sedangkan pada segmen mobil penumpang (passengers car) naik 3 persen menjadi Rp10 triliun. Sehingga komposisi kedua segmen ini masing-masing 36 persen dan 64 persen untuk mobil komersial dan penumpang.

Menurut Made, sejumlah faktor yang mempengaruhi pelemahan penjualan untuk mobil adalah Pemilihan Umum 2019, perang dagang AS-Chuna, melemahnya harga komoditas dan kepercayaan konsumen di akhir 2019.

Pada tahun ini, Made mengatakan, Adira Finance menargetkan pembiayaan dengan mengikuti asumsi pertumbuhan penjualan kendaraan baru secara umum.

"Kita berasumsi, mengestimasi kalau mungkin penjualan tahun ini enggak terlalu tinggi. Kalau pun tumbuh mungkin di antara 0-3 persen dibandingkan tahun lalu, mengingat tahun kemarin juga sudah turun, kan," jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, tidak ada pembagian tertentu untuk pembiayaan sepeda motor dan mobil.*




Berita Lainnya