Rabu | 25 Maret 2020
Tionghoa Pekanbaru Serahkan Bantuan APD Cegah Covid-19
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) bersama organisasi.


Rabu | 25 Maret 2020
Tradisi Ritual Cheng Beng di Selatpanjang Dibatalkan
Pelaksanaan tradisi ziarah kubur, atau dikenal dengan istilah Cheng Beng di.


Senin | 09 Maret 2020
PUB Bodhisattva Mahasthamaprapta Kunjungan Kasih ke Panti Asuhan Rumah Bahagia
Menyambut Hari Besar Bodhisattva Mahasthamaprapta (Se Thian Putco ), Persamuan.

Rubrik : nasional
Menlu Jajaki Negosiasi dengan Arab Saudi agar Jamaah Indonesia Bisa Umrah
Editor : wisly | Penulis: okezone.com
Kamis , 27 Februari 2020
Menlu

JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno LP Marsudi menjajaki negosiasi dengan otoritas Arab Saudi agar jamaah Indonesia yang sudah terlanjur terbang, atau mendarat di sana tetap bisa melakukan ibadah umrah.

Upaya negosiasi ini dibicarakan dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Essam bin Abed al-Thaqafi. Retno bertemu dengan Dubes Arab Saudi sebelum berangkat ke Istana Negara.

"Menurut hasil pembicaraan dengan Duta Besar Arab Saudi tadi siang, kebijakan ini berlaku segera setelah diumumkan. Tentunya karena sifat kesegeraan ini ada dampaknya terhadap warga negara kita," kata Retno di Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Retno berujar, penghentian sementara pelaksanaan ibadah umrah dan kunjungan ke Masjid Nabawi langsung berlaku setelah otoritas Arab Saudi mengumumkannya. Oleh sebab itu, kebijakan ini juga berdampak pada WNI dan warga negara lain yang sudah terlanjur terbang ke sana.

"Oleh karena itu saya tadi sampaikan apakah bisa untuk yang sudah terbang dan akan segera mendarat waktu saya bicara pukul 8 waktu Saudi dan akan ada pendaratan pertama dari Indonesia sekitar pukul 1 siang," jelasnya.

"Jadi teman-teman yang di Riyadh dan di Jeddah dan dari saya di Jakarta lakukan pendekatan kiranya yang terlanjur landing itu dapat diperkenanakan umrah walaupun katakanlah ada pemeriksaan kesehatan dan sebagainya," sambung Retno.

Kendati demikian, Retno dapat memahami langkah yang diambil Kerajaan Arab Saudi dalam menghentikan sementara umrah. Kebijakan tersebut ditujukan untuk mencegah penyebaran virus korona di negara tersebut.

"Kita juga memahami bahwa kebijakan ini diambil demi menjaga kesehatan umat dalam konteks yang lebih besar," tukas dia.

Sekadar informasi, Kerajaan Arab Saudi memutuskan menghentikan sementara pelaksanaan ibadah umrah dan kunjungan ke Masjid Nabawi, sebagai upaya mencegah penyebaran virus korona (Covid-19).

Bendahara Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri), Tauhid Hamdi meminta calon jamaah umrah di Indonesia tak panik dan tetap mengikuti aturan dari Arab Saudi.

“Minta tetap mengikuti aturan arab saudi yang sifatnya sementara untuk kebaikan kita semua,” kata Tauhid.*




Berita Lainnya