Sabtu | 23 Mei 2020
Marga Zhang Riau Salurkan Sembako Lewat Koramil dan Polsek Senapelan
Membantu warga terdampak Covid-19 atau virus corona dilingkungan sekitar,.


Kamis | 21 Mei 2020
Tionghoa Peduli dan Pimpinan DPRD Pekanbaru Salurkan Sembako
Tionghoa Peduli Penanggulangan Covid-19 Riau menyalurkan 200 paket sembako.


Rabu | 20 Mei 2020
Gerakan 1000 Kantong Darah Ramadhan Raih Rekor MURI
Gerakan 1000 Kantong Darah Ramadhan tercatat di Museum Rekor-Dunia Indonesia.

Rubrik : bengkalis
Warga Duri Positif Covid-19
Tak Tercatat ODP Maupun PDP di Diskes Bengkalis
Editor : zulkarnain | Penulis:
Rabu , 01 April 2020
Alwizar

BENGKALIS – Seorang warga Kabupaten Bengkalis asal Kecamatan Mandau berinisial AA (54) yang positif (+) Covid-19 ternyata tida tercatat sebagai orang dalam pemantuan (ODP) maupun pasien dalam pengawasan (PDP) di Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis Ersan Saputra TH melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) Alwizar yang juga juru bicara Covid-19 Kabupaten Bengkalis kepada wartawan, Rabu (1/4/2020).

Pria yang akrab disapa Awi ini mengatakan, AA tidak tercatat di Dinkes Bengkalis lantaran AA saat sakit tidak dilaporkan perusahaan tempatnya pekerja ke pihak Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

“Dia berobat langsung ke Medical Klinik Awal Bross Base Camp Duri dan dirujuk ke RS Awal Bross Pekanbaru. Hari ini AA telah memasuki hari ke-12 perawatannya. Mudah-mudahan 3 hari lagi sudah bisa dipulangkan,” ujarnya.

Kronologis diketahuinya AA sebagai salah seorang PDP dari Kabupaten Bengkalis yang dinyatakan positif Covid-19 berawal ketika Senin sore, 30 Maret 2020 sore, pihaknya mendapat pemberitahuan via phone dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau, bahwa Hasil Pemeriksaan Swab untuk wilayah Riau, ada 1 (satu) PDP terkonfirmasi Covid-19. Dari Pelacakan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, diketahui bahwa PDP tersebut dirawat di RS.Awal Bross Pekanbaru dan rujukan Medical Klinik Awal Bross Base Camp Duri.

“Atas iInformasi itu, kami minta surat resmi dari Laboratorium Litbang Kemenkes RI melalui Dinas Kesehatan Provinsi Riau. Setelah dapat, langsung kita minta UPT Puskesmas Duri Kota untuk melakukan Penyelidikan Epidemilogi ke alamat AA,” katanya.

Hari itu juga, lanjut Awi, petugas UPT Puskesmas Duri Kota melakukan desinfektan di rumah PDP dan melakukan edukasi terhadap anggota keluarganya agar melakukan karantina mandiri secara ketat dan diawasi UPT Puskesmas Duri Kota.

 

Tertular di Dalam Negeri

Awi juga menjelaskan bahwasanya  AA tertular Covid-19 bukan karena yang bersangkutan memiliki riwayat perjalanan ke negara terjangkit, seperti ke Malaysia sebagaimana informasi yang berkembangan di sebagian masyarakat daerah ini. AA juga tak punya riwayat perjalanan ke daerah yang terjadi transmisi lokal.

Transmisi lokal berarti seorang pasien tertular di dalam wilayah dimana kasus ditemukan. Misalnya seorang pasien dilaporkan positif terjangkit Covid-19 di Indonesia dan tertularnya pun di Indonesia. “Tetapi terafiliasi dengan kelompok tertentu yang baru-baru ini kembali dari mengikuti sebuah acara di negara terjangkit, Malaysia,” ujarnya (zul)




Berita Lainnya