Sabtu | 23 Mei 2020
Marga Zhang Riau Salurkan Sembako Lewat Koramil dan Polsek Senapelan
Membantu warga terdampak Covid-19 atau virus corona dilingkungan sekitar,.


Kamis | 21 Mei 2020
Tionghoa Peduli dan Pimpinan DPRD Pekanbaru Salurkan Sembako
Tionghoa Peduli Penanggulangan Covid-19 Riau menyalurkan 200 paket sembako.


Rabu | 20 Mei 2020
Gerakan 1000 Kantong Darah Ramadhan Raih Rekor MURI
Gerakan 1000 Kantong Darah Ramadhan tercatat di Museum Rekor-Dunia Indonesia.

Rubrik : bengkalis
Tajul : “Kita siapkan bus dan speedboat”
Trend Kepulangan TKI di Pelabuhan BSL Turun
Editor : zulkarnain | Penulis:
Minggu , 05 April 2020
Sekretaris Gugus Percepatan Penanganan Covid-19, Tajul Mudarris

BENGKALIS –  Dalam empat  hari terakhir jumlah warga Bengkalis yang bekerja di Malaysia dan pulang melalui pelabuhan Bandar Sri Laksamana (BSL) via Tanjung  Balai Karimun menurun. Namun demikian, belum diperoleh informasi pasti berapa jumlah warga Bengkalis di negeri jiran tersebut yang masih belum bisa pulang.

Berdasakan data di lapangan, penurunan jumlah  penumpang mulai terasa pada Rabu (1/4/2020) dimana saat itu jumlah penumpang yang tiba di pelabuhan BSL sebanyak 52 orang. Padahal hari-hari sebelumnya lebih dari 100 orang. Berlanjut pada hari Kamis (2/4) jumlah penumpang yang turun di pelabuhan BSL sebanyak 14 orang. Berikutnya hari Jumat (3/4) berjumlah 15 orang, hari Sabtu (4/4) naik sedikit sebanyak 21 orang, dan pada Minggu ini (5/4) berjumlah 15 orang.

Kepala Dinas Perhubungan Bengkalis Djoko Edy Imhar melalui Sekretaris Dishub Bengkalis Zul Asri saat  dihubungi membenarkan  adanya penurunan jumlah  warga Bengkalis yang  pulang dari  Malaysia via Tanjung Balai Karimun. Namun demikian, penurunan ini tidak bisa dijadikan patokan bahwa jumlah warga Bengkalis di negeri jiran tersebut tinggal sedikit. “Bisa jadi besok-besok naik (jumlahnya,red),” ujar Zul Asri.

Hal senada diungkapkan Sekretaris Gugus  Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bengkalis, Tajul Mudarris. “Kita tak memiliki data pasti berapa jumlah TKI dari Bengkalis yang bekerja di sana. Karena itu kita tetap waspada mana tau sewaktu-waktu terjadi lonjakan,”  ujar Tajul yang juga menjabat Kepala Pelaksana BPBD Bengkalis tersebut.

Disamping memantau jumlah TKI warga Bengkalis yang pulang di pelabuhan BSL tersebut, Tajul mengatakan, pihaknya juga sudah mengantisipasi kemungkinan dibukanya transportasi jalur Malaysia – Dumai. Kalau ini terealisasi, maka Gugus Covid-19 sudah menyiapkan bus yang akan menjemput warga Bengkalis pulang. “Bus  sudah kita siapkan 3 unit, namun jumlah yang beroperasi kita sesuaikan dengan banyaknya warga kita yang akan kita jemput,” kata Tajul.

Selain transportasi darat berupa bus, Tajul mengatakan pihaknya juga menyiapkan speedboat  untuk menjemput  para TKI asal Bengkalis melalui jalur laut. Penjemputan ini dilakukan khusus bagi TKI yang adi di Tanjung Balai Karimun ataupun Selatpanjang. “Dengan catatan kalau transportasi laut yang  ada sudah tidak bisa menampung.  Kalau masih bisa ya cukup dengan transportasi swasta yang ada sekarang  saja,” ujar Tajul lagi.

Saat  ditanya  kemungkinan langsung menjemput ke Malaysia, Tajul mengatakan, kewenangan itu berada pada Pemerintah Pusat karena menyangkut hubungan dua negara. “Itu sudah G to  G bukan kewenangan kita lagi di Kabupaten,” katanya.  (zul)




Berita Lainnya