Sabtu | 23 Mei 2020
Marga Zhang Riau Salurkan Sembako Lewat Koramil dan Polsek Senapelan
Membantu warga terdampak Covid-19 atau virus corona dilingkungan sekitar,.


Kamis | 21 Mei 2020
Tionghoa Peduli dan Pimpinan DPRD Pekanbaru Salurkan Sembako
Tionghoa Peduli Penanggulangan Covid-19 Riau menyalurkan 200 paket sembako.


Rabu | 20 Mei 2020
Gerakan 1000 Kantong Darah Ramadhan Raih Rekor MURI
Gerakan 1000 Kantong Darah Ramadhan tercatat di Museum Rekor-Dunia Indonesia.

Rubrik : bengkalis
1.446 Unit, Total Rapid Test Kit Bantuan dari Pusat untuk Bengkalis
Editor : zulkarnain | Penulis:
Senin , 06 April 2020
internet

BENGKALIS – Total sebanyak 1.446 unit rapid test kit bantuan dari Pusat melalui Pemerintah Provinsi Riau telah diterima oleh  Kabupaten Bengkalis. Dari jumlah  tersebut, sebanyak 220 unit telah dipergunakan oleh tim medis untuk melakukan rapid test covid-19 kepada warga Bengkalis dari Malaysia yang turun di pelabuhan Bandar  Sri Laksamana (BSL).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, dr Ersan Saputra melalui Sekretaris Dinas Kesehatan, Imam Subchi kepada wartawan, Senin (6/4/2020). “Dari 1.446 rapid test kit ini, sebanyak 1.406  buah untuk Dinas Kesehatan  dan 40 buah untuk RSUD Bengkalis,” ujarnya.

Selanjutnya, dari 1.406 buah untuk Dinas Kesehatan, sambung Imam Subchi, sebanyak 220 unit telah dipergunakan untuk rapid test kit Covid-19 warga Bengkalis yang  pulang dari Malaysia melalui Tanjung Balai Karimun. Dikatakan, rapid test  Covid-19 kepada seluruh penumpang hanya dilakukan pada hari  Senin (30/3/2020) yaitu sebanyak 186 orang. Pada hari-hari berikutnya hanya dilakukan pada penumpang yang menunjukkan gejala  demam. “Totalnya yang  terpakai 220,” ulangnya lagi.

Sedangkan sisanya sebanyak 1.186 sambung Imam Subchi, didistribusikan ke seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Bengkalis. Adapun rapid test kit yang ada di puskesmas ini akan  dipergunakan  untuk melakukan pemeriksaan Covid-19 pada ODP karantina mandiri yang mempunyai  gejala, kemudian para petugas  kesehatan di puskesmas dan petugas lapangan.

“Berapa jumlah rapid test yang didistribusikan  ke setiap puskesmas datanya saya tidak hafal, tapi  memang tidak sama. Jumlah ODP yang ada di setiap kecamatan juga menjadi bahan pertimbangan kita dalam hal alokasi rapid test ini,” kata Subchi lagi seraya menambahkan kalau sampai saat ini dirinya belum mendapat laporan sudah berapa banyak rapid test kita yang dipergunakan oleh petugas puskesmas (zul)




Berita Lainnya