22 Zulhijjah 1442 H / Minggu, 1 Agustus 2021
Madu, Solusi Naiknya Asam Lambung di Bulan Puasa
opini | Rabu, 29 April 2020
Editor : wislysusanto | Penulis :

Oleh: Ikming Luwinsky

Nomor Pokok Mahasiswa: 240210180108

Memasuki bulan puasa, pola makan juga ikut berubah. Menahan lapar dan haus selama 14 jam membuat tubuh ‘kaget’ akan perubahan ini. Jika pada hari biasa sehari makan 3 kali, ketika berpuasa berubah menjadi 2 kali saja. Perut yang kosong beresiko meningkatkan asam lambung, terutama bagi penderita maag.

Agar asam lambung tidak menganggu ibadah puasa, ada banyak pilihan obat maag yang dapat dikonsumsi. Selain obat maag komersial, ternyata madu bisa menjadi alternatif pilihan untuk masalah ini lho! Selain mudah ditemui, madu memberikan segudang manfaat selain mengatasi maag.

Para ahli menemukan bahwa madu berkhasiat untuk pencernaan. Berdasarkan Indian Journal of Medical Research, madu diyakini dapat mencegah kerusakan sel di saluran pencernaan sebab mengandung antioksidan dan dapat menangkal radikal bebas. Selain itu, dalam sebuah jurnal yang diterbitkan oleh British Medical Journal, madu dipercaya dapat menurunkan asam lambung.

Mengkonsumsi madu di bulan puasa juga memberikan manfaat lain selain mencegah naiknya asam lambung. Dilansir dari jurnal terbitan The National Center for Biotechnology Information, kandungan gula pada madu terbukti dapat meningkatkan imun tubuh. Dengan mengkonsumsi madu di bulan suci ini, maag dapat tehindar, tubuh juga tetap fit.

Jenis madu yang disarankan untuk dikonsumsi adalah madu manuka. Jenis madu yang satu ini sudah sejak lama digunakan oleh penduduk New Zealand sebagai obat tradisional. Madu manuka dihasilkan oleh lebah dari bunga manuka. Kandungan yang lebih stabil dibandingkan madu lain membuat madu manuka lebih tahan terhadap faktor-faktor yang bersifat destruktif, seperti panas, cahaya, dan enzim.

Untuk mendapatkan manfaat dari madu, konsumsilah satu sendok teh madu setiap harinya. Madu dapat dikonsumsi langsung atau dicampur dengan air. Perlu diperhatikan bahwa segala sesuatu yang dikonsumsi berlebihan tidak akan berujung dengan baik. Mengkonsumsi madu secara berlebihan dapat meningkatkan kadar gula dalam darah sebab madu yang biasa ditemui di pasaran sudah diberi gula tambahan. Kandungan gula dalam madu juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan jika dikonsumsi lebih dari dosis seharusnya.

Menyambut bulan puasa, ada baiknya untuk menyediakan madu dirumah. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan dapat menjadi solusi untuk mengatasi maag di bulan suci ini. Selamat menunaikan ibadah puasa.*
    

 




Artikel Terbaru
nasional, Sabtu, 31 Juli 2021
Positif COVID-19 di Tanah Air masih terud bertambah. Pada Sabtu,.

sportainment, Minggu, 1 Agustus 2021
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan gagal menyumbangkan medali bagi.

etalase, Minggu, 1 Agustus 2021
Industri 4.0 yang marak saat ini sangat erat kaitannya dengan.

pekanbaru, Sabtu, 31 Juli 2021
Vaksinator dari RSAU dr Sukirman Lanud Roesmin Nurjadin berkolaborasi.

etalase, Sabtu, 31 Juli 2021
ibu hamil sudah dapat diperbolehkan vaksinasi.

dunia, Sabtu, 31 Juli 2021
Uji coba yang mencampurkan dosis pertama vaksin Sputnik V Rusia dan.

hukum, Minggu, 1 Agustus 2021
Pengacara kondang Razman Arif Nasution yang merupakan kuasa hukum.

pekanbaru, Sabtu, 31 Juli 2021
Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, Jumat (30/7/2021) meninjau vaksinasi.

etalase, Sabtu, 31 Juli 2021
Masyarakat yang mendiami 11 desa di Kabupaten Indragiri Hulu,.

bengkalis, Sabtu, 31 Juli 2021
Sesosok mayat berjenis kelamin perempuan ditemukan mengapung di Taman.

Otomotif