12 Jumadil Akhir 1442 H / Selasa, 26 Januari 2021
Bertambah 2, Total Positif Corona di Inhil 7 Kasus
inhil | Jumat, 8 Mei 2020
Editor : wisly | Penulis : yendra
ilustrasi

INHIL- Sebanyak 2 orang santri dari Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Magetan, Surabaya, Jawa Timur kembali terkonfirmasi positif Covid-19. Kedua santri tersebut diketahui merupakan warga Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bidang Kesehatan, dr Alexis dalam konferensi pers di Kantor Diskominfopers Kabupaten Inhil, Tembilahan, Kamis (7/5/2020) sore.

Dr Alexis mengungkapkan, kedua santri yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut adalah seorang pria berinisial ZA (22) dan seorang perempuan berinisial Kh (16).

"Saat ini, kedua pasien tengah mendapat perawatan di Rumah Sakit Raja Musa, Guntung dalam kondisi semua baik. Artinya tanpa gejala," tutur dr Alexis didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil, Zainal Arifin dan Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, dr Saut Pakpahan.

Dengan adanya penambahan 2 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19, diungkapkan dr Alexis, secara total Kabupaten Inhil memiliki 7 kasus pasien positif Covid-19, yang mana 6 diantaranya tengah menjalani perawatan dan 1 lainnya meninggal dunia.

"6 pasien yang dirawat ini, 4 dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan dan 2 dirawat di Rumah Sakit Raja Musa, Guntung," ungkap dr Alexis.

Dr Alexis menjelaskan, pada uji SWAB tenggorokan pertama pasien ke-7 yang berinisial Kh menunjukkan hasil negatif. Namun, setelah dikonfirmasi ulang dengan uji SWAB kedua, baru lah diketahui bahwa hasilnya positif.

Sejak hasil uji SWAB Tenggorokan tersebut dirilis, kata dr Alexis, Dinas Kesehatan pun menerjunkan personelnya untuk melakukan tracing terhadap riwayat kontak pasien ke-6 dan pasien ke-7 positif Covid-19.

"Tracing dilakukan bekerjasama dengan pihak TNI/Polri, perangkat kecamatan dan Tokoh Masyarakat setempat guna mengantisipasi penyebaran Covid-19," tutur dr Alexis.

Berdasarkan hasil pemetaan sementara, diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil, Zainal Arifin, teridentifikasi penyebaran santri yang berasal dari Pondok Pesantren Al-fatah Temboro, Magetan, Jawa Timur berada di 4 kecamatan, yakni Keritang, Reteh, Pelangiran dan Kemuning.

"Ini hasil sementara. Kami akan terus melakukan penelusuran terkait keberadaan santri asal Ponpes Al-fatah Temboro, Magetan, Jawa Timur ini," tutur Zainal.

Hingga saat ini, diketahui jumlah keseluruhan Pasien Dalam Pengawasan atau PDP yang tengah dirawat adalah 19 orang. Sementara, PDP yang sudah sembuh dan diperbolehkan pulang dengan hasil uji SWAB tenggorokan negatif berjumlah 20 orang.*




Artikel Terbaru
hukum, Selasa, 26 Januari 2021
Warga Desa Tanjung Gadang, Kelurahan Sijunjung, Kabupaten Sawalunto,.

inhu, Selasa, 26 Januari 2021
Sebanyak 4.080 vaksin Covid-19 tiba di Indragiri Hulu (Inhu) dengan.

kampar, Selasa, 26 Januari 2021
Bupati Kampar, H Catur Sugeng Susanto SH menyerahkan ambulance untuk.

nasional, Selasa, 26 Januari 2021
Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno LP Marsudi memaparkan data WNI di.

nasional, Selasa, 26 Januari 2021
Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT BPJS Ketenagakerjaan yang bergaji.

pekanbaru, Selasa, 26 Januari 2021
Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2019 di lingkungan.

potensa, Selasa, 26 Januari 2021
Labersa Garden Inn Hotel & Resort mengadakan promo kamar mulai dari.

rohul, Selasa, 26 Januari 2021
Kantor Desa Sungai Salak di Kecamatan Rambah Samo diduga sengaja.

hukum, Selasa, 26 Januari 2021
Tim Jatanras Polres Inhu meringkus dua pelaku judi jenis Totol Gelap.

hukum, Selasa, 26 Januari 2021
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Otomotif

Minggu , 24 Januari 2021