15 Zulqaidah 1441 H / Senin, 6 Juli 2020
Rapid Test Massal di Pasar Terubuk Minim Peminat
bengkalis | Kamis, 4 Juni 2020
Editor : zulkarnain | Penulis :
Rapid test di Pasar Terubuk Bengkalis

BENGKALIS – Rapid test massal secara gratis yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis di Pasar Terubuk Desa Kelapapati diluar dugaan, minim peminat. Tidak terjadi “kerumunan” warga di posko rapid test yang berada di halaman pakir pasar tersebut.

Pantuan media ini di lokasi, Kamis (4/6/2020), ada beberapa petugas lengkap dengan APD yang akan melakukan rapid test terhadap warga. Mereka dibagi kedalam tiga meja dan masing-masing meja sudah dilengkap dengan peralatan untuk melakukan rapid test. Proses rapid test dilakukan setelah sebelumnya warga bersangkutan mendaftarkan diri dengan menunjukkan kartu identitas serta nomor ponsel yang bisa dihubungi.

Selanjutnya, petugas dengan APD lengkap akan mengambil sampel darah lalu meneteskan darah tersebut ke test kit. Prosesnya hampir sama dengan ketika seseorang ingin mengetahui golongan darah. Berikutnya, warga diminta untuk menunggu 20 – 25 menit untuk mengetahui hasil dari rapid test, reaktif atau non reaktif.

Pantauan di lapangan, tidak banyak warga yang ingin dilakukan rapid test. Beberapa warga yang berhasil ditemui di lokasi saat ditanya mengapa tidak mau rapid test gratis hampir memberikan alasan serupa, yaitu takut kalau hasilnya positif. “Nanti kalau positif keno karantina.  Sekarang  kan masih rayo lagi,” ujar salah seorang perempuan paruh baya, Asmah dengan logat melayunya yang  kental.

Warga lainnya beralasan, karena kalau sudah positif tidak ada obatnya. “Kalah dah positif, nanti sakit macam mana mau sembuh, obatnya tak ada. Apalagi kami ni dah tua katanya lebih mudah sakit,” ujar Usman, warga Bengkalis.

Kegiatan rapid test massal tersebut sempat ditinjau oleh Plh Bupati Bengkalis Bustami HY didampingi Kapolres AKBP Hendra Gunawan, Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf. Lizardo Gumay, dan Kajari Bengkalis yang diwakili Kasi Intel Nico Fernando.

Dikatakan, kegiatan tes cepat Covid-19 ini bertujuan mendeteksi secara dini penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bengkalis. Dipilihnya pasar, sebab pasar termasuk salah satu memang tempat yang berpotensi dalam penyebaran Covid-19.

"Kita tentu tidak ingin ada klaster baru, seperti klaster pasar. Untuk itu kita lakukan rapid test terhadap pedagang dan pembeli di Pasar Terubuk ini. Secara random (acak), kegiatan serupa juga akan kita lakukan di tempat-tempat keramaian lainnya. Misalnya di pasar modern (mal)," katanya.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Kabupaten Bengkalis melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Ediyanto menjelaskan, untuk rapid test massal di Pasar Terubuk itu, pihaknya menyediakan sekitar 500 alat rapid test. Jika nanti ada yang reaktif, akan langsung kita rujuk ke RSUD Bengkalis untuk dilakukan isolasi,” ujar Ediyanto.

Sampai  saat ini belum diperoleh informasi berapa jumlah warga yang dilakukan rapid test dan bagaimana hasilnya apakah ada yang reaktif atau tidak (zul)




Artikel Terbaru
etalase, Jumat, 3 Juli 2020
Bermitra dengan Asian Agri, para petani sawit yang tergabung dalam.

hukum, Kamis, 2 Juli 2020
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut empat terdakwa kasus penyelundupan.

pekanbaru, Kamis, 2 Juli 2020
Hingga pekan ke-26 tahun 2020, Dinas Kesehatan (Diskes) Kota.

pekanbaru, Kamis, 2 Juli 2020
Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Riau, umumkan bahwasanya Riau ada.

bengkalis, Kamis, 2 Juli 2020
Masyarakat Inhu sudah bisa mencetak sendiri Kartu Keluarga (KK),.

kampar, Kamis, 2 Juli 2020
Bupati Kampar, H Catur Sugeng Susanto berharap program konvensi.

pekanbaru, Kamis, 2 Juli 2020
Mengingat pandemi Covid-19 belum usai, khususnya di Riau, Pemerintah.

politik, Kamis, 2 Juli 2020
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru menggelar rapat pleno.

etalase, Kamis, 2 Juli 2020
SKK Migas dan Chevron luncurkan progran WFD.

etalase, Kamis, 2 Juli 2020
PT Sumatera Riang Lestari (SRL) Blok VI yang beroperasi di Kabupaten.

Otomotif