7 Jumadil Akhir 1442 H / Kamis, 21 Januari 2021
Surat Kesiapan Sekolah Tatap Muka Bukan Survei
Disdik Diminta Tarik Surat Pernyataan Kesiapan
bengkalis | Minggu, 16 Agustus 2020
Editor : zulkarnain | Penulis : Zulkarnaen
ilustrasi

BENGKALIS – Dalam beberapa hari terakhir pra orang tua/wali murid diminta untuk mengisi surat pernyataan kesiapan belajar tatap muka di sekolah, yang disebut oleh Dinas  Pendidikan Kabupaten Bengkalis sebagai survei. Menurut Komite Masyarakat Bukit Batu Siak Kecil Bandar Laksamana(KOMBS), surat tersebut bukanlah survei.

“Sudah jelas-jelas dalam surat tersebut dibunyikan Surat Pernyataan Orangtua/Wali Kesiapan untuk Melaksanakan Belajar Tatap Muka. Itu surat pernyataan bukan survei,” ujar Ketua KOMBS, Wan Muhammad Sabri kepada wartawan, Minggu (16/8/2020).

Dikatakan, kalau memang surat tersebut berupa survei seharusnya tidak bertuliskan surat pernyataan, melainkan kuesioner. Dengan  demikian, masyarakat tidak akan resah karena kuesioner sifatnya hanya mengumpulkan  data. “Kalau surat pernyataan, ada kesan Pemerintah ataupun  Dinas Pendidikan melempar tanggung jawab dalam mengambil keputusan boleh tidaknya tatap muka saat sekolah kepada orang tua/wali murid. Padahal orang tua memiliki pengetahuan yang  minim soal  wabah Covid,” ujar Wan Sabri.

Soal mengatur jadwal belajar, maupun sistem belajar menurut Wan Sabri bukanlah tupoksi dari orang tua/wali murid, melainkan urusan dari Pemerintah dan Dinas Pendidikan. Kalah hal ini terkait keadaan masa new normal Covid-19 saat ini, ada gugus tugas Covid-19 ataupun pengganti gugus tugas yang bisa memberikan masukan apakah layak atau belum Kabupaten Bengkalis melaksanakan sekolah tatap muka. 

“Jadi jangan diserahkan kepada wali murid atau orang tua.  Kami kan tak mengerti apa wabah di daerah ini sudah reda atau masih ada, atau zona apa daerah ini.  Kita tak mau Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis terkesan buang badan dalam hal ini.  Juga seolah-olah wali murid atau orang tua yang menginginkan belajar tatap muka tersebut.  Sebagai masyarakat dan rakyat di negeri ini kami akan mengikuti apa yang diperintahkan,” ujar Wan Sabri lagi.

Untuk itu, sambung Wan Sabri lagi, pihaknya meminta kepada Dinas Pendidikan untuk menarik kembali surat pernyataan tersebut. Atau kalau terkait dengan survai, maka mengganti surat tersebut dengan kuesioner bukan surat pernyataan.

Sebelumnya diberitakan di sejumlah media  online, terkait dengan  surat pernyataan tersebut, Kepala Dinas  Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Edi Sakura mengatakan sampai saat ini pihak sekolah diarahkan untuk melakukan pendataan atau survey kepada seluruh guru, orangtua/wali dan para murid untuk  mengisi lembaran persetujuan dimulainya tatap muka di sekolah.

Selain itu, saat ini seluruh sekolah pun disebutnya sedang mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung dimulainya tatap muka dalam skema New Normal. "Sekolah saat ini sedang mengumpulkan persetujuan dari orangtua. Selain itu mereka juga sedang mempersiapkan sarana seperti wadah pencuci tangan, sterilisasi sekolah, batas atau jarak antar siswa, jadwal masuk siswa, masker dan faceshield dan yang paling oenting adalah kebersihan sekolah dan ruang belajar," paparnya. (zul)




Artikel Terbaru
dumai, Kamis, 21 Januari 2021
Berita duka kembali menyelimuti Kota Dumai, satu lagi pasien.

dunia, Kamis, 21 Januari 2021
Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Joe Biden secepatnya.

pekanbaru, Kamis, 21 Januari 2021
Positif Civid-19 di Riau bertambah 123 kasus baru. Pekanbaru menjadi.

pekanbaru, Kamis, 21 Januari 2021
Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Riau, Mimi Yuliani Nazir.

hukum, Kamis, 21 Januari 2021
Seakan tidak membiarkan perjudian jenis apapun marak di Kepulauan.

nasional, Kamis, 21 Januari 2021
Anggota DPR meminta Polri dibawah kepemimpinan Komjen Pol Listyo.

pekanbaru, Kamis, 21 Januari 2021
Pemerintah Kota (Pemko) masih belum bisa memastikan pelaksanaan.

kampar, Kamis, 21 Januari 2021
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar terus berupaya melaksanakan.

etalase, Kamis, 21 Januari 2021
Chief Executive Officer PT Perkebunan Nusantara V Jatmiko K Santosa.

pelalawan, Kamis, 21 Januari 2021
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan telah.

Otomotif


Senin , 21 Desember 2020