23 Rajab 1442 H / Minggu, 7 Maret 2021
DPRD dan Pemkab Sepakati KUA-PPAS APBD Murni Rohul 2021 Rp1,1 Triliun
rohul | Kamis, 12 November 2020
Editor : wisly | Penulis : hendra
ilustrasi

PASIR PANGARAIAN - Setelah dilakukan pembahasan di satu hotel mewah Pekanbaru, DPRD dan Pemkab Rohul akhirnya nenyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Murni tahun 2021 Rp1.115.482.824.248 pada Rabu (11/11/2020).

Penandatanganan KUA-PPAS APBD Murni 2021, digelar di Aula Rapat Paripurna yang ditandatangani PJs Bupati Rohul Masrul Kasmy bersama pimpinan DPRD diwakili Wakil Ketua DPRD Rohul Nono Patria Pratama.

Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Rohul Arisman, menyampaikan KUA PPAS 2021 merupakan dasar rencana pemerintah daerah yang sudah selaras dengan arah pembangunan nasional, serta pemulihan ekonomi pasca Covid-19.

Dikatakannya, bahwa penyusunan KUA-PPAS APBD Rohul 2021 sudah menggunakan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). Kemudian, berdasarkan kesepakatan, kebijakan pendapatan direncanakan Pemkab Rokan Hulu mencapai Rp1.115.482.824.248, dengan target pendapatan terbesar di 2021 masih berharap Pendapatan Tranfer Pusat Rp 972.359.862.390, untuk Pendapatan Daerah hanya ditargetkan Rp 143.122.961.858.

Arisman menambahkan, Pendapatan Transfer Pusat ke daerah belum termasuk bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK), karena daerah masih menunggu regulasinya.
 
Dari hasil pembahasan KUA-PPAS 2021, DPRD dan Pemkab Rohul akhirnya menyepakati asumsi belanja Rp 1.148.870.158.367, terdiri beberapa komponen, seperti Belanja Operasional diasumsikan mencapai Rp 939.669.082.006, dan belanja terbesar adalah belanja pegawai Rp 557.719.565.273.

Untuk belanja operasional 2021, Pemkab asumsikan belanja barang dan jasa Rp 339.400.866.733, belanja hibah Rp 36.276.250.000, dan bantuan sosial Rp 6.668.400.000.

Terkait besaran belanja modal 2021 sendiri Rp 107.029.147.945, meliputi pengadaan tanah Rp 938.000.000, pengadaan peralatan Rp 11.720.710.945, pengadaan gedung Rp 36.720.710.945. jalan dan irigasi Rp 57.413.249.000, aset tetap lainnya Rp 355.400.000, dan biaya tak terduga Rp 5.000.0000.0000.

Sedangkan.untuk komponen belanja lain disepakati, untuk belanja transfer seperti belanja bagi hasil sebesar Rp 8.127.399.700, dan bantuan keuangan Rp89.004.500.716.

Arisman menyatakan, dibandingkan pendapatan 2020 akan mengalami defisit anggaran Rp 33.387.344.119 pada 2021.

"Namun defisit dapat tertutupi dengan sisa lebih anggaran tahun 2020, sehingga prinsip penyusunan APBD terpenuhi," kata Arisman.*




Artikel Terbaru
etalase, Minggu, 7 Maret 2021
Ketua Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Pekanbaru,.

dunia, Minggu, 7 Maret 2021
Israel menunda pemberian suntikan vaksin Covid-19 kepada warga.

meranti, Minggu, 7 Maret 2021
Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi SH SIk, turun.

sportainment, Minggu, 7 Maret 2021
Barcelona meraih kemenangan 2-0 kala melakoni laga tandang ke markas.

nasional, Minggu, 7 Maret 2021
Awal pekan ini, Kementerian Kesehatan RI telah menemukan dua kasus.

rohil, Minggu, 7 Maret 2021
Tim satuan tugas (Satgas) Polres Rohil melakukan patroli untuk.

pekanbaru, Minggu, 7 Maret 2021
Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Riau,.

pelalawan, Minggu, 7 Maret 2021
Yohanas (56), warga Desa Banjar Benai, Kecamatan Benai, Kabupaten.

pekanbaru, Minggu, 7 Maret 2021
Pada Jumat (5/3) sore, anak asuh Rumah Yatim Cabang Riau membagikan.

politik, Minggu, 7 Maret 2021
Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Otomotif