2 Jumadil Akhir 1442 H / Sabtu, 16 Januari 2021
Setoran Pajak Masih Kurang Rp 371 Triliun
nasional | Senin, 23 November 2020
Editor : wisly | Penulis : detik.com
ilustrasi

JAKARTA - Realisasi penerimaan pajak hingga 31 Oktober 2020 baru mencapai 69% atau Rp 826,9 triliun dari target Rp 1.198,8 triliun yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 72 tahun 2020. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, angka tersebut menunjukkan realisasi pajak kurang Rp 371 triliun.

"Penerimaan pajak masih kurang Rp 371 triliun hingga Oktober 2020. Sebab, pemerintah baru bisa mengumpulkan setoran pajak sebesar Rp 826,9 triliun atau 69,0% dari target," ungkap Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa edisi November untuk realisasi Oktober, Senin (23/11/2020).

Untuk mengejar realisasi target penerimaan pajak 2020, pemerintah menggencarkan dua upaya, yakni ekstensifikasi dan intensifikasi. Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Suryo Utomo mengatakan, untuk ekstensifikasi salah satu caranya ialah mengejar realisasi pajak pertambahan nilai (PPN) yang dipungut oleh platform perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) seperti Netlix, Spotify, dan sebagainya.

"Contoh di antaranya penambahan pemungut PPN yang tadi dijelaskan, hampir sama. Semakin hari, semakin bertambah jumlah pemungut PPN-nya. Kedua, kami tetap melakukan pengawasan teritorial, pengawasan wajib pajak (WP) yang belum punya NPWP berbasis kewilayahan, walaupun sekarang ini masih ada kendala pandemi COVID-19. Itu upaya ekstensifikasi," ungkap Suryo dalam kesempatan yang sama.

"Sampai akhir tahun kami memastikan bahwa kita memastikan pengawasan pembayaran massa dari WP yang kita kelola di masing-masing kantor pelayanan pajak (KPP). Dan sekaligus melakukan pengawasan pemanfaatan insentif perpajakan. Kedua, kami memastikan ekstra effort, ekstra effort baik dari sisi pengawasan WP, imbauan, pemeriksaan, itu dapat betul-betul direalisasikan sampai akhir Desember 2020," tuturnya.

Harapannya, dengan upaya tersebut, maka target penerimaan pajak yang ditetapkan pemerintah dapat terealisasi hingga akhir tahun.

"Jadi hal-hal itu yang kami terapkan untuk terus menjaga bahwa penerimaan negara dapat terus terkumpulkan untuk menuju APBN yang sudah ditetapkan," pungkas Sri Mulyani.*




Artikel Terbaru
rohil, Sabtu, 16 Januari 2021
Dalam rangka percepatan penanganan penularan Covid-19, khususnya.

pekanbaru, Sabtu, 16 Januari 2021
Positif Covid-19 di Provinsi Riau hari ini, Jumat (15/1/2021) kembali.

etalase, Sabtu, 16 Januari 2021
Menyambut Tahun Baru Imlek 2572 yang jatuh pada hari Jumat, tanggal.

dumai, Sabtu, 16 Januari 2021
Selama 2020 Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Dumai telah.

nasional, Sabtu, 16 Januari 2021
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendapatkan laporan dari.

pekanbaru, Sabtu, 16 Januari 2021
Sekolah tatap muka dapat berlangsung jika suatu wilayah dinyatakan.

etalase, Sabtu, 16 Januari 2021
Masterplan Sudah Rampung, Dr M Ikhsan Ungkap Cara Jitu Sulap.

nasional, Sabtu, 16 Januari 2021
Sejumlah bantuan sosial (bansos) dipastikan akan dilanjutkan dan cair.

pelalawan, Sabtu, 16 Januari 2021
Ada 10 unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Pelalawan.

hukum, Sabtu, 16 Januari 2021
Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Inhu mengamankan dua pemuda.

Otomotif
Senin , 21 Desember 2020