7 Jumadil Akhir 1442 H / Kamis, 21 Januari 2021
Satu Pasien Covid-19 di Inhu Meninggal Dunia
inhu | Kamis, 26 November 2020
Editor : wisly | Penulis : dasmun
Juru Bicara Covid-19 Inhu, Jawalter.(das)

RENGAT - Satu pasien suspek Covid-19 di Inhu meninggal dunia. Dengan demikian jumlah total kumulatif suspek yang meninggal menjadi 14 orang, dimana pada hari sebelumnya hanya berjumlah 13 orang.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Inhu, Jawalter S MPd melalui press release, Kamis (26/11).

Disampaikannya, berdasarkan update data terakhir yang dihimpun Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhu tanggal 25 November 2020, terdapat total kumulatif suspek berjumlah 2.222 kasus dengan rincian isolasi mandiri 117 orang, isolasi di rumah sakit 10 orang, selesai isolasi 2.081 orang dan meninggal dunia 14 orang.

"Sementara itu, total kumulatif kasus konfirmasi hingga saat ini berjumlah 462 kasus dengan rincian isolasi mandiri 43 orang, rawat di rumah sakit 26 orang, sembuh 382 orang dan meninggal dunia 11 orang," terangnya.

Dijelaskannya, untuk kumulatif pemeriksaan rapid hingga tanggal 25 November 2020 sebanyak 4.678 orang, sedangkan kumulatif pemeriksaan Swab sebanyak 2.614 orang.

Dalam hal ini, pemerintah menerapkan new normal (Adaptasi Kebiasaan Baru) menuju masyarakat yang produktif dan aman dengan tujuan mempercepat penanganan Covid-19 dalam aspek kesehatan dan sosial ekonomi.

"Masyarakat dihimbau untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Protkes), yaitu pakai masker bila keluar rumah dan di tempat kerja, selalu menjaga jarak (physical distancing), sering mencuci tangan pakai sabun dan menghindari kerumunan (social distancing)," pungkasnya. 

Menanggapi masih bertambahnya jumlah orang terkonfirmasi ini, salah seorang anggota DPRD Inhu, Suharto berpendapat Satgas terutama yang dari unsur pemerintah kabupaten harus lebih serius menangani penyebaran virus ini.

Ketua Fraksi PPP itu menyoroti tentang kebijakan isolasi mandiri. Disebutkannya, isolasi mandiri tanpa pendampingan dan pengawasan tidak efektif mengendalikan penyebaran virus. "Orang yang positif covid tanpa gejala sakit disuruh isolasi mandiri. Sementara dia tidak bisa ke mana-mana," kata Suharto. 

Karenanya Suharto berpendapat bahwa seluruh orang terkonfirmasi positif di tempatkan di tempat khusus yang dikelola satgas Covid agar pasien fokus pada penyembuhan.*




Artikel Terbaru
dumai, Kamis, 21 Januari 2021
Berita duka kembali menyelimuti Kota Dumai, satu lagi pasien.

dunia, Kamis, 21 Januari 2021
Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Joe Biden secepatnya.

pekanbaru, Kamis, 21 Januari 2021
Positif Civid-19 di Riau bertambah 123 kasus baru. Pekanbaru menjadi.

pekanbaru, Kamis, 21 Januari 2021
Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Riau, Mimi Yuliani Nazir.

hukum, Kamis, 21 Januari 2021
Seakan tidak membiarkan perjudian jenis apapun marak di Kepulauan.

nasional, Kamis, 21 Januari 2021
Anggota DPR meminta Polri dibawah kepemimpinan Komjen Pol Listyo.

pekanbaru, Kamis, 21 Januari 2021
Pemerintah Kota (Pemko) masih belum bisa memastikan pelaksanaan.

kampar, Kamis, 21 Januari 2021
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar terus berupaya melaksanakan.

etalase, Kamis, 21 Januari 2021
Chief Executive Officer PT Perkebunan Nusantara V Jatmiko K Santosa.

pelalawan, Kamis, 21 Januari 2021
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan telah.

Otomotif


Senin , 21 Desember 2020