14 Zulhijjah 1441 H / Selasa, 4 Agustus 2020
360 Personil Polisi Amankan 1.205 TPS di Inhu
inhu | Selasa, 15 Januari 2019
Editor : wisly | Penulis : dasmun
Kapolres Inhu tinjau pasukan pengamanan TPS.

RENGAT - Sebanyak 360 personil Polri disebarkan di seluruh wilayah Inhu guna mengamankan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Penugasan personil Polri ditandai dengan apel pergeseran pasukan pengamanan TPS Pemilu, Senin (15/4) di lapangan apel Polres Inhu.

Bertindak sebagai pimpinan apel Kapolres Inhu, AKBP Dasmin Ginting S IK, dengan perwira apel Kasat Sabhara Polres Inhu, AKP Hendri S Sos MH. Sebagai Komandan Apel Ipda Daniel SP S Sos. Turut dihadiri para Kabag, Kasat dan Kapolsek jajaran Polres Inhu.

Kapolres Inhu, AKBP Dasmin Ginting S IK dalam amanatnya mengatakan, apel kesiapan dan pergeseran personel BKO pam TPS merupakan representasi dari kesiapan atas tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikan oleh negara dan seluruh rakyat Indonesia. Untuk menjamin keamanan, ketertiban dan kelancaran pemungutan suara pemilu tahun 2019. 

Pemilu merupakan agenda Nasional dari perjalanan demokratisasi di Indonesia, sebagai proses dari sistem politik demokrasi yang harus disikapi dengan penuh kedewasaan dan kematangan berfikir, serta bertindak dalam menghadapi setiap tahapan proses yang berjalan.

Proses Pemilu tahun 2019 ini, menurut Kapolres, pertama dilaksanakan secara serentak, yakni pemilihan presiden dan wakil presiden bersamaan dengan pemilihan legislatif, oleh karena itu perlu dilakukan persiapan secara fisik maupun mental kesiapan.

“Kita patut bersyukur, tahapan pemilu tahun 2019 sampai saat ini dapat kita amankan dengan baik, tanpa ada hambatan yang berarti. Hal ini merupakan wujud dari kesiapan dan kebersamaan kita semua,” ungkap Kapolres.

Dijelaskan, puncak kegiatan pengamanan yang dilakukan adalah Tahapan Pemungutan Suara Dan Perhitungan Suara Di TPS, pada hari Rabu tanggal 17 April 2019. Banyak pihak yang berkepentingan, mulai dari kepentingan politik, kelompok dan perorangan, sehingga berpotensi menimbulkan kerawanan.

“Potensi kerawanan yang paling tinggi adalah ketika  proses distribusi logistik kotak surat suara dari PPK sampai ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan sebaliknya serta pada saat berlangsungnya pungut dan hitung suara, terutama setelah perhitungan suara di TPS,” jelas Dasmin.

Jumlah personel Polri yang di gelar dalam tugas pengamanan TPS pemilu tahun 2019 sebanyak 360 personel. Terdiri dari personel Polres Inhu jajaran 300 personel dan personel Polda BKO Polres 60 Personel, untuk mengamankan 1.205 lokasi TPS yang tergelar di Kabupaten Indragiri Hulu.

Selain itu, Kapolres menekankan pegang teguh komitmen netralitas kita dalam pemilu 2019, sehingga kita dapat berdiri di atas semua golongan tanpa memihak. Lakukan koordinasi, komunikasi  dan kerjasama dengan penyelenggara, pengawas, petugas keamanan TPS (Linmas), dan TNI serta unsur lain yang terkait dengan penyelenggaraan Pemilu  2019.*




Artikel Terbaru
etalase, Senin, 3 Agustus 2020
Permasa Jatim Provinsi Riau bersilahturahmi dengan FPK Riau. Pada.

pekanbaru, Senin, 3 Agustus 2020
Penerapan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan di Pekanbaru masih.

politik, Senin, 3 Agustus 2020
Proses pelaksanaan pencocokan dan penelitian (Coklit) daftar pemilih.

dumai, Senin, 3 Agustus 2020
Indonesia sambut peringatan Hari Mangrove se dunia dengan menjaga.

nasional, Senin, 3 Agustus 2020
Kementerian PAN-RB mengumumkan pencairan gaji ke-13 2020 diharapkan.

hukum, Senin, 3 Agustus 2020
Mahkamah Agung (MA) menerbitkan Peraturan Mahkamah Agung (Perma).

rohul, Senin, 3 Agustus 2020
Walapun di suasana pandemi Covid-19, kunjungan masyarakat ke obyek.

rohil, Senin, 3 Agustus 2020
Bupati Rokan Hilir (Rohil), H Suyatno mengisi kegiatan di hari libur.

pekanbaru, Senin, 3 Agustus 2020
Rekor baru, untuk kali pertamanya selama pandemi Covid-19 atau virus.

inhu, Senin, 3 Agustus 2020
Polres Inhu berhasil mengungkap kasus pembunuhan gajah di Kelurahan.

Otomotif