13 Jumadil Akhir 1442 H / Rabu, 27 Januari 2021
Tinggal 12 Napi Lapas Pekanbaru Positif Covid-19
pekanbaru | Senin, 30 November 2020
Editor : wisly | Penulis : Linda
ilustrasi

PEKANBARU - Upaya yang dilakukan pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru untuk menyembuhkan ratusan narapidana atau napi yang positif Covid-19 membuahkan hasil. Hingga kini tinggal 12 narapidana yang masih positif terjangkit virus asal Wuhan, Republik Rakyat Tiongkok itu.

Sejak Oktober lalu, hampir 500 orang narapidana Lapas Kelas IIA Pekanbaru  positif Covid-19. Setelah melalui proses isolasi dan pengobatan, 450 orang telah dinyatakan sembuh.

"Alhamdulillah, per hari ini (Senin, red) warga binaan yang sudah sudah negatif dan selesai menjalani isolasi 450 orang," ujar Pelaksana tugas Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Alfonsus Wisnu Ardianto, Senin (30/11).

Alfonsus menyebutkan, ratusan narapidana itu dinyatakan negatif Covid-19 setelah beberapa kali melakukan tes swab, baik massal maupun secara mandiri. Mereka sudah tidak lagi berada di ruang isolasi.

Meski begitu, tenaga medis di Lapas Kelas IIA Pekanbaru tetap intensif mengawasi kondisi ratusan narapidana itu. "Untuk mempertahankan imunitasnya agar tetap terjaga, mereka diberi asupan tambahan, seperti obat-obatan dan multivitamin," tutur Alfonsus.

Dijelaskan Alfonsus, saat ini masih ada 12 orang narapidana yang diisolasi di ruang khusus Lapas. Hasil tes swab mereka belum menunjukkan negatif tapi kondisi mereka mulai membaik.

"Mereka terpapar Covid-19 dengan statusnya Orang Tanpa Gejala (OTG). Mereka ditempatkan di blok A, dan dipisahkan dari warga binaan yang sehat," tutur Alfonsus.

Untuk mengantisipasi kembali merebaknya virus corona di lingkungan Lapas, Alfonsus menyatakan, pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan. Setiap penghuni harus menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan tidak berkerumun.

Larangan besuk juga belum diberlakukan. Alfonsus menegaskan, selama Covid-19 masih melanda, kunjungan keluarga atau kerabat ditiadakan kecuali titipan makanan ataupun pakaian dari keluarga. 

"Untuk Lapas Pekanbaru ini, karena banyak warga binaan yang terpapar, kami belum menerima titipan makanan, setelah kami yakinkan semua selesai, baru kami buka kembali," pungkasnya.*




Artikel Terbaru
nasional, Rabu, 27 Januari 2021
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mencatat.

dunia, Rabu, 27 Januari 2021
Pandemi Covid-19 telah merenggut lebih banyak nyawa di Amerika.

inhil, Rabu, 27 Januari 2021
Menteri Hukum dan HAM RI (MenkumHAM), Yasonna H Laoly meresmikan .

pekanbaru, Rabu, 27 Januari 2021
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menerima 11.360 dosis.

pekanbaru, Rabu, 27 Januari 2021
Positif Covid-19 di Provinsi Riau bertambah 133 kasus baru. Pekanbaru.

etalase, Rabu, 27 Januari 2021
Tahun 2020 menjadi tahun yang sangat berat karena efek dari pandemi.

hukum, Rabu, 27 Januari 2021
Warga Desa Tanjung Gadang, Kelurahan Sijunjung, Kabupaten Sawalunto,.

inhu, Rabu, 27 Januari 2021
Sebanyak 4.080 vaksin Covid-19 tiba di Indragiri Hulu (Inhu) dengan.

kampar, Rabu, 27 Januari 2021
Bupati Kampar, H Catur Sugeng Susanto SH menyerahkan ambulance untuk.

nasional, Selasa, 26 Januari 2021
Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno LP Marsudi memaparkan data WNI di.

Otomotif

Minggu , 24 Januari 2021