16 Rajab 1442 H / Minggu, 28 Februari 2021
Dilantik Jadi Presiden AS, Joe Biden Segera Cairkan Paket Stimulus USD1,9  
dunia | Rabu, 20 Januari 2021
Editor : putrajaya | Penulis : Okezone
Joe Biden dilantik menjadi Presiden AS menggantikan Donald Trump

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Joe Biden secepatnya mengesahkan rencana bantuan penanganan virus corona sebesar USD1,9 triliun. Bantuan yang diusulkan Biden ini akan memberi lebih banyak bantuan kepada keluarga dan bisnis.

Calon Menteri Keuangan kabinet Biden, Janet Yellen mengatakan, pada sidang pengukuhan di depan Komite Keuangan Senat, bahwa "lebih banyak harus dilakukan" untuk memberi bantuan kepada rakyat Amerika yang sedang berjuang melawan pandemi, meskipun ada perbedaan pendapat dari Partai Republik bahwa paket bantuan itu terlalu besar.

Defisit anggaran AS membengkak ke rekor USD3,1 triliun tahun lalu, setelah Kongres mengesahkan berbagai paket bantuan bernilai USD3 triliun. Demikian dikutip dari VOA Indonesia, Rabu (20/1/2021).

Rencana bantuan yang diusulkan Biden akan memberi lebih banyak bantuan kepada keluarga dan bisnis, lebih banyak dukungan bagi produksi dan distribusi vaksin virus corona, serta dukungan bagi pemerintah negara bagian dan lokal untuk menghindari pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap para pegawai esensial.

Yellen mengatakan, Kepala Negara menyadari masalah utang pemerintah (yang membengkak), tetapi percaya bahwa upaya mengatasi resesi yang dipicu oleh pandemi merupakan prioritas utama yang lebih penting.

Partai Republik menyerukan penolakan terhadap rencana Biden, termasuk bantuan USD1.400 kepada perorangan dengan gaji di bawah USD75 ribu per tahun. Dia juga berencana meningkatkan upah minimum menjadi USD15 per jam.

Di samping itu, sebagian dana akan digunakan untuk memerangi virus corona sebesar USD415 miliar dan USD440 miliar untuk usaha skala kecil.

Biden, dari Partai Demokrat, telah berjanji untuk mengatasi pandemi, yang sejauh ini telah menyebabkan lebih dari 385.000 orang meninggal dunia di AS.

Dalam pidatonyadari kota asalnya di Wilmington, Delaware, Biden mengatakan bahwa krisis kemanusiaan yang dalam sudah menjadi kenyataan dan tidak boleh membuang-buang waktu.

"Kesehatan bangsa kita dipertaruhkan. Kita harus bertindak dan kita harus bertindak sekarang," ujarnya, dilansir dari Okezone. *




Artikel Terbaru
nasional, Minggu, 28 Februari 2021
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menargetkan sebanyak 38 juta.

meranti, Minggu, 28 Februari 2021
Kabut asap terlihat menyelimuti hampir seluruh wilayah di Kabupaten.

sportainment, Minggu, 28 Februari 2021
Barcelona pulang dari laga sulit kontra Sevilla dengan tiga poin. Gol.

meranti, Minggu, 28 Februari 2021
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selatpanjang mengusulkan.

nasional, Minggu, 28 Februari 2021
Pemerintah melaporkan kasus positif virus corona (Covid-19) bertambah.

huawen, Minggu, 28 Februari 2021
Panitia Imlek Bersama yang terdiri dari berbagai ormas Tionghoa,.

pekanbaru, Minggu, 28 Februari 2021
Pemerintah provinsi Riau, mulai hari Senin (1/3) akan memulai.

dunia, Sabtu, 27 Februari 2021
Pemerintah China untuk kesekian kalinya mengundang utusan Uni Eropa.

rohil, Sabtu, 27 Februari 2021
Polisi Sektor (Polsek) Bangko bersama Satuan tugas (Satgas) Kebakaran.

huawen, Minggu, 28 Februari 2021
Yayasan Panglima Empat Bersaudara (Dewa Kim Guan Sue) Jalan Pemuda.

Otomotif