14 Zulqaidah 1442 H / Kamis, 24 Juni 2021
Terombang-ambing di Laut, Dua Nelayan Malaysia Terdampar di Rupat
bengkalis | Kamis, 18 Februari 2021
Editor : wisly | Penulis : zul
Menjalani pemeriksaan.

BENGKALIS - Dua orang nelayan asal Malaysia, Roslan dan Faizal, terdampar di Desa Teluk Lecah, Kecamatan Rupat dalam kondisi lemah setelah sebelumnya sempat terombang-ambing di lautan selama 3 hari. Keduanya terdampar pada hari Kamis (18/2/2021) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Informasi yang berhasil dihimpun dari Kapolres Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan melalui Kasat Polair Polres Bengkalis AKP Rahmat Hidayat mengatakan, ditemukannya dua warga asal Negeri Jiran itu berawal ketika dua orang laki-laki mendatangi rumah Muhammad Salam, warga Sungai Kolam, Dusun Suka Ramai RT.15 / RW 06 Desa Teluk Lecah, Kecamatan Rupat. Menurut penuturan Kasat Polair, kepada Muhammad mereka mengaku warga negara Malaysia.

Dikatakan, pada saat itu 2 orang laki-laki tersebut dalam keadaan basah dan menggigil atau dalam keadaan lemah badan. Kemudian Muhammad Salam menyuruh 2 orang tersebut untuk mandi, selanjutnya diberikan baju dan makan.

"Saat di rumah Salam, dua orang tersebut menceritakan bahwa pada 3 hari yang lalu mereka merawai ikan di laut menggunakan speedboat dengan mesin 30 PK. Tetapi waktu ingin pulang ke Malaysia mesin speedboat yang mereka tumpangi kehabisan minyak," ungkap Kasat Polair, AKP Rahmat Hidayat, Kamis (18/2/2021).

Kemudian, lanjut Kasat, speedboat mereka hanyut dibawa angin hingga ke pantai Desa Teluk Lecah yang kemudian terbalik terkena ombak di perairan desa teluk Lecah. Selanjutnya 2 orang tersebut naik ke darat dan mendatangi rumah warga yang diketahui bernama Muhammad Salam.

"Kemudian dilakukan pencarian terhadap speed boat milik WNA Malaysia tersebut di pantai Desa Teluk Lecah bersama warga, tetapi tidak ditemukan," ujarnya.

Sedangkan, dari keterangan Roslan dan Faizal warga negara Malaysia tersebut bahwa pada Senin (15/2/2021) sekitar jam 19.00 WIB, mereka berangkat dari Melaka ingin pergi merawai ikan di laut menggunakan speedboat dengan mesin 30 PK.  Lalu pada pukul 22.00 WIB, mereka bergerak pulang ke darat. Namun, sebelum sampai ke darat tiba-tiba mesin speed mati karena kehabisan minyak.

"(minyak,red) kami habis, lalu kami dibawa angin kuat ke tengah laut, 3 hari kami di laut dibawa angin tanpa makan dan minum hingga Kamis 18 Februari 2021 speed kami dibawa ombak sampai ke tepi pantai Desa Teluk Lecah dan speed kami masuk air laut hingga tenggelam di perairan Desa Teluk Lecah," cerita korban Roslan dan Faizal.

Lantaran terdampar, keduanya naik ke darat dan mendatangi rumah orang yang dekat dari pantai tersebut dan minta pertolongan. Kemudian ditolong sama saudara Salam. Setelah naik ke darat, kedua korban tersebut dilakukan pengecekan kesehatan di Puskesmas Teluk Lecah. Selanjutnya melaksanakan koordinasi dengan Polair Polres Bengkalis untuk melakukan pencarian speed yang tenggelam. Disamping itu, juga dilakukan koordinasi ke Imigrasi Bengkalis.

Adapun identitas Warga negara Malaysia yang terdampar tersebut bernama, MD Roslan Bin Kadir, warga Malaysia dan Faizal Bin Jailani warga Malaysia.*
 




Artikel Terbaru
politik, Kamis, 24 Juni 2021
'Nyapres 2024', menganalisa terkait potensi peta koalisi partai.

pekanbaru, Kamis, 24 Juni 2021
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih mengkaji rencana penambahan.

hukum, Kamis, 24 Juni 2021
Motif pembunuhan Siti Hamidah warga Tapung, Kampar yang jasadnya.

nasional, Kamis, 24 Juni 2021
Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengatakan jumlah.

pekanbaru, Kamis, 24 Juni 2021
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) memberikan bantuan.

siak, Kamis, 24 Juni 2021
Budaya Melayu memang sangat melekat dalam kehidupan masyarakat Riau,.

inhu, Kamis, 24 Juni 2021
Kapolres Inhu AKBP Efrizal SIK beserta rombongan melaksanakan.

otomotif, Kamis, 24 Juni 2021
Memberikan kemudahan serta keuntungan bagi masyarakat Riau, PT.

pekanbaru, Kamis, 24 Juni 2021
Penerbang pesawat tempur F-16 TNI AU dan F-16 United State Pacific.

etalase, Kamis, 24 Juni 2021
Dorong para pemuda Rumbai Pekanbaru berwira usaha, Universitas.

Otomotif