28 Sya'ban 1442 H / Minggu, 11 April 2021
KPU Usul Tahapan Pemilu 2024 Dimulai pada November 2021
politik | Selasa, 2 Maret 2021
Editor : wisly | Penulis : republika
KPU

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengusulkan tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dimulai sejak 30 bulan sebelum pemungutan suara. Jika pencoblosan dijadwalkan April 2024, maka tahapan pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) diperkirakan akan dimulai sekitar November 2021 ini.

"Pengalaman Pemilu 2019 dengan 20 bulan terdapat sejumlah masalah dan dampak yang perlu diupayakan tidak terulang kembali," ujar Anggota KPU RI Viryan Aziz, Selasa (2/3).

Dalam Undang-Undang tentang Pemilu disebutkan, tahapan penyelenggaraan pemilu dimulai paling lambat 20 bulan sebelum hari pemungutan suara. Kemudian, penetapan pasangan calon terpilih paling lambat 14 hari sebelum berakhirnya masa jabatan presiden dan wakil presiden.

Menurut Viryan, berkaca pada Pemilu 2019 lalu, waktu 20 bulan itu belum cukup memadai untuk melaksanakan rangkaian pemilihan hingga hari pemungutan dan penghitungan suara. Viryan berharap dengan memperpanjang jangka waktu sebelum hari pencoblosan, persiapannya akan lebih matang, baik dari sisi regulasi maupun segi teknis.

Viryan juga menilai penambahan jangka waktu tersebut penting, mengingat selain melaksanakan pilpres dan pileg di awal tahun, KPU juga akan menyelenggarakan pilkada pada November 2024. Ia berharap irisan atau tumpang tindih tahapan dalam satu waktu antara pilpres, pileg, dan pilkada dapat diantisipasi.

Sebab, implikasinya akan berdampak pada beban penyelenggara karena KPU akan melaksanakan pemilu dan pilkada serentak di tahun yang sama. Menurut Viryan, sejauh ini, personel penyelenggara ad hoc antara Pemilu 2024 dan Pilkada 2024 merupakan orang yang sama.

"Opsi ini menjadi penting mengingat 2024 dilakukan pemilu serentak lima kotak (pilpres, pileg DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota) awal tahun dan dua kotak (pemilihan gubernur dan pemilihan bupati/wali kota) akhir tahun," kata Viryan.

Namun, usulan ini baru dibahas di internal KPU dan belum disampaikan kepada DPR maupun pemerintah. Viryan menuturkan, usulan KPU akan diungkapkan dalam kesempatan rapat dengar pendapat di Komisi II DPR RI nanti.

Ia berharap, pembahasan persiapan pelaksanaan Pemilu 2024 dapat dilakukan segera. Sebab, KPU perlu menyusun peraturan turunan atau teknis secara lebih komprehensif agar meminimalisasi kendala di lapangan.

"Hal ini menjadi bagian semakin penting disiapkan sejak dini," tutur Viryan.*




Artikel Terbaru
etalase, Minggu, 11 April 2021
Setelah dibentuk berapa bulan lalu, perwakilan pengurus Pejuang Subuh.

bengkalis, Minggu, 11 April 2021
Ikatan Pelajar Riau-Yogyakarta Komisariat Bengkalis (IPRY-KB).

nasional, Minggu, 11 April 2021
Kasus positif COVID-19 di Indonesia pada Sabtu, 10 April 2021.

pekanbaru, Minggu, 11 April 2021
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan membuat Surat Edaran (SE).

nasional, Minggu, 11 April 2021
Gempa berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Kabupaten Malang.

huawen, Minggu, 11 April 2021
Ikatan Keluarga Tionghua Selatpanjang dan Sekitarnya (IKTS) dan TITD.

pekanbaru, Minggu, 11 April 2021
Seiring dengan kemajuan teknologi dan perubahan zaman yang semakin.

etalase, Minggu, 11 April 2021
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK).

etalase, Minggu, 11 April 2021
Acara wisuda LXII Strata-1 (S1) dan Pascasarjana XII Universitas.

politik, Minggu, 11 April 2021
Pengurus DPD Partai Era Masyarakat Sejahtera (Partai Emas) Riau yang.

Otomotif