12 Zulqaidah 1442 H / Selasa, 22 Juni 2021
Mandi Balimau Kasai Potang Mogang Tetap Dilaksanakan di Tahun Berikutnya
pelalawan | Senin, 12 April 2021
Editor : wislysusanto | Penulis : andy
Mandi balimau kasai potang mogang.

PELALAWAN – Bupati Pelalawan yang akan di lantik pada tanggal 26 April 2021, H Zukri berjanji akan kembali melaksanakan tradisi adat, yakni mandi balimau kasai potang mogang di tahun-tahun berikutnya.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pelalawan terpilih hasil Pilkada Tahun 2020 saat memberikan kata sambutan di acara mandi balimau kasai potang mogang. Kegiatan berlangsung di Lapangan Balai Anjungan Tepian Ranah Tanjung Bunga, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Minggu (11/4).

Dikatakannya, mandi balimau kasai potang mogang di Kecamatan Langgam saat ini telah tetapkan Togak Tonggol  sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) pada tahun 2020 oleh Pariwisata RI. Karena itu dirinya selaku Bupati Pelalawan berikutnya wajib melaksanakan kegiatan ini kembali.
 
“Togak Tonggol Balimau Potang Mogang di tetapkan oleh Kementerian Pariwisata RI menjadi  Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Kegiatan adat togak tonggol dan balimau potang mogang tetap akan kita laksanakan di tahun-tahun berikutnya. Kegiatan togak tonggol ini sudah ditetapkan menjadi Warisan Budaya Kabupaten Pelalawan dan saya selaku Bupati nantinya wajib melaksanakan acara ini,” tegas mantan Wakil DPRD Riau ini.

Sebelumnya, Gubernur Riau, H Syamsuar mengatakan upacara balimau potang mogang ini menjadi tradisi dari masyarakat Kabupaten Pelalawan. Tradisi turun temurun yang masih terjaga sampai sekarang. Tentunya kegiatan ini menjadi daya tarik wisata kebudayaan, baik dari dalam maupun dari luar daerah.

"Mari kita sama-sama mendukung dan melestarikan budaya yang sudah ada, dan kepada generasi penerus dapat melanjutkan budaya yang baik ini. Pemerintah Provinsi Riau  menyambut baik atas kegiatan balimau kasai potang mogang, mudah-mudahan di tahun yang akan datang dapat dilaksanakan kembali oleh  Bupati Pelalawan yang akan di lantik," katanya.

Lanjutnya, mandi balimau kasai potang mogang meruopakan salah satu tradisi masyarakat Langgam saat menyambut bulan suci Ramadhan, tradisi ini dilaksanakan 4 hari sebelum bulan Ramadhan.

Mandi balimau sendiri bermakna mandi dengan menggunakan air yang dicampur jeruk serta wewangian. Kasai adalah salah satu bahan yang dicampurkan didalam air pemandian yang terbuat dari campuran beras, kunyit, daun serai dan daun jeruk purut.

Sedangkan potang mogang adalah menjelang petang. Rangkaian acara yang dilakukan antara lain bersih-bersih makam dan ziarah bersama, upacara tonggak tonggol, tonggol sendiri memiliki arti bendera atau lambang kemerdekaan suku besar di kelurahan langgam. Tujuan dari tradisi mandi balimau kasai potang mogang ini pertama untuk membersihkan diri menyambut bulan suci Ramadhan. Kedua tradisi ini bertujuan untuk berkumpul dan bersilaturahim bersama masyarakat, teman, keluarga dan sebagainya.*




Artikel Terbaru
pekanbaru, Selasa, 22 Juni 2021
Perlombaan Sippa Dhamma Samajja (SDS) Tingkat Nasional VIII Tahun.

pekanbaru, Selasa, 22 Juni 2021
Panitia kurban Idul Adha 1442 H/2021 M diminta mentaati protokol.

potensa, Selasa, 22 Juni 2021
Setelah beberapa pekan mengalami penurunan, minggu ini harga tandan.

hukum, Selasa, 22 Juni 2021
Bersama 500 butir pil ekstasi, 19 kilogram sabu asal Malaysia.

etalase, Selasa, 22 Juni 2021
Lulus Program WFD, Siap Bersaing di Dunia Kerja dan Wirausaha

dunia, Selasa, 22 Juni 2021
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte mengatakan warga yang menolak.

sportainment, Selasa, 22 Juni 2021
Laga Grup B Euro 2020 selesai dimainkan. Hasilnya, Belgia melaju.

rohul, Selasa, 22 Juni 2021
Tiga dari 16 kecamatan di Rokan Hulu (Rohul) saat ini masih masuk.

pekanbaru, Selasa, 22 Juni 2021
Satuan Polisi Militer (Satpom) Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin.

pekanbaru, Selasa, 22 Juni 2021
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir.

Otomotif