12 Zulqaidah 1442 H / Selasa, 22 Juni 2021
Tega Cabuli Anak Tiri Hingga Melahirkan, Pria di Inhu Dibekuk Polisi
hukum | Senin, 19 April 2021
Editor : hidayat | Penulis : Cr1
RSS (34) dibekuk polisi lantaran cabuli anak tirinya.(ist)

INDRAGIRI HULU - Biadap, seorang pria di Inhu tega cabuli anak tirinya yang masih dibawah umur hingga melahirkan. Ironisnya, bocah yang baru berumur 13 tahun itu melahirkan seorang bayi di kamar mandi rumahnya.

Peristiwa itu diketahui ibu kandung korban pada Sabtu (17/04/2021) pagi. Sekitar pukul 08.00 wib, korban mengalami kontraksi dan melahirkan bayi di kamar mandi di rumahnya.

PS Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran, menjelaskan peristiwa bejat itu terjadi di wilayah Pasir Penyu, Indragiri Hulu. Tak terima anaknya menjadi korban, ibu korban LM (40) lantas melaporkan hal tersebut ke Polsek Pasir Penyu.

"Ibu korban ini sudah lama curiga, dari  perubahan fisik anak gadisnya itu. Tampak jelas perut korban terus membesar, namun disembunyikan korban," terangnya, Senin (19/04/2021).

Kecurigaan ibu korban memuncak pada Sabtu pagi itu, korban terus bolak balik masuk kamar mandi. Terlebih lagi saat korban mengeluh perutnya sakit sembari masuk lagi ke kamar mandi.

"Korban lantas berteriak minta tolong sama ibunya di dalam kamar mandi. Sambil merintih kesakitan, korban bercerita bahwa kehamilan itu ulah dari ayah tirinya," bebernya 

Sambil menangis dan pikiran yang tak karuan akibat pengakuan anak kandungnya itu, LM terus membantu persalinan anaknya. Hingga meminta bantu tetangga untuk memanggil bidan yang tengah bertugas tak jauh dari rumahnya. Akhirnya persalinan berjalan lancar dan bayi yang dilahirkan selamat dan sehat.

"Mendengar pengakuan korban, tetangga dan warga yang membantu persalinan geram dan langsung mengamankan pelaku dan di bawa ke pos pengamanan," tuturnya.

Kemudian pelaku di bawa ke Polsek Lirik untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Belakangan, diketahui pelaku berinisial RSD (34). Ia merupakan karyawan swasta disalah satu perusahaan perkebunan di wilayah Kecamatan Lirik tersebut.

Kini ia dijerat pasal 81 Ayat (1) dan pasal 82 ayat (1) undang-undang nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang Jo undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.*




Artikel Terbaru
pekanbaru, Selasa, 22 Juni 2021
Perlombaan Sippa Dhamma Samajja (SDS) Tingkat Nasional VIII Tahun.

pekanbaru, Selasa, 22 Juni 2021
Panitia kurban Idul Adha 1442 H/2021 M diminta mentaati protokol.

potensa, Selasa, 22 Juni 2021
Setelah beberapa pekan mengalami penurunan, minggu ini harga tandan.

hukum, Selasa, 22 Juni 2021
Bersama 500 butir pil ekstasi, 19 kilogram sabu asal Malaysia.

etalase, Selasa, 22 Juni 2021
Lulus Program WFD, Siap Bersaing di Dunia Kerja dan Wirausaha

dunia, Selasa, 22 Juni 2021
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte mengatakan warga yang menolak.

sportainment, Selasa, 22 Juni 2021
Laga Grup B Euro 2020 selesai dimainkan. Hasilnya, Belgia melaju.

rohul, Selasa, 22 Juni 2021
Tiga dari 16 kecamatan di Rokan Hulu (Rohul) saat ini masih masuk.

pekanbaru, Selasa, 22 Juni 2021
Satuan Polisi Militer (Satpom) Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin.

pekanbaru, Selasa, 22 Juni 2021
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir.

Otomotif