14 Zulqaidah 1442 H / Kamis, 24 Juni 2021
19 Box Iso Tank Diekspor Pelindo Dumai ke Port Klang Malaysia
dumai | Minggu, 25 April 2021
Editor : hidayat | Penulis : Cr1/rls
19 box isi tank di ekspor Pelindo I Dumai ke Malaysia.(ist)

DUMAI - Berupaya dongkrak kinerjanya, Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Cabang Dumai terus melakukan inisiatif bisnis. Kali ini perusahaan tersebut melakukan ekspor 19 box iso tank ke Port Klang, Malaysia.

Iso Tank berukuran 20 feet tersebut berisikan  Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya yang dilepas melalui Pelabuhan Dumai, Selasa (20/04) lalu.

Menurut General Manager Pelindo 1 Cabang Dumai, Jonedi Ramli ekspor petikemas tersebut dilakukan secara berkesinambungan. Dimana pada Maret lalu pihaknya juga telah melakukan hal yang sama. Bedanya, ekspor perdana kala itu pengiriman CPO menggunakan flexibag container, yaitu sistem kemasan fleksibel yang digunakan untuk mengangkut bahan cair dalam petikemas. 

"Untuk ekspor iso tank ini kita bekerjasama dengan PT Ben Line selaku perwakilan dari pemilik ISO tank yaitu Den Hartogh Asia Pacific. Sementara untuk barge atau tongkang yang digunakan sebagai alat angkut, Pelindo 1 Dumai didukung oleh PT Segara Mitra Abadi sebagai agen dari MIT Cargo (Pvt) Ltd," tuturnya.

Rincinya, sesampainya di Port Klang, Malaysia CPO dan turunannya itu akan kembali dikirim ke wilayah Asia Timur.

Jonedi mengatakan layanan ekspor petikemas ini menambah fitur layanan bisnis kepelabuhanan di Dumai yang memfasilitasi permintaan para pengguna jasa untuk membuka trayek pelayaran petikemas internasional. Pelabuhan Dumai sendiri memiliki posisi yang strategis untuk melakukan ekspor petikemas sehingga pengiriman barang dinilai lebih efisien dan efektif, baik dari sisi waktu dan biaya logistik.

"Bersyukur saat ini kami lebih mudah dalam melakukan ekspor barang melalui Pelabuhan Dumai. Ini menjadi solusi logistik bagi kita semua karena Pelindo 1 Dumai memberikan pelayanan ekspor ISO tank container langsung ke Port Klang, Malaysia. Dengan pelayaran internasional ini mampu membuat kita merasa aman dan bisa semakin efisien untuk sisi operasional serta efektivitas biaya logistiknya,” terang Regional Manager PT Ben Line Sumatera, Effendi Lim.

Katanya, sebelum ada jalur pelayaran ini, pelaku bisnis harus mengirimkan barangnya melalui jalur darat yang kemudian dikirimkan melalui pelabuhan lain.

Pengiriman barang ke Port Klang jika menggunakan pelabuhan lain membutuhkan waktu tiga hari perjalanan. Sedangkan jika melalui Pelabuhan Dumai diperkirakan memerlukan waktu sekitar 22 jam perjalanan.

“Layanan ekspor petikemas ini merupakan inovasi bisnis untuk menjawab kebutuhan para pengguna jasa. Ke depannya, kami juga akan terus mempersiapkan infrastruktur dan suprastruktur di pelabuhan untuk kegiatan ekspor petikemas internasional.

Untuk kegiatan itu, Pelindo I Dumai mengaku terus berkoordinasi dengan pihak KPP Bea Cukai. Bahkan saat ini pihaknya  sedang melengkapi persyaratan kepabeanan dan Tempat Penimbunan Sementara (TPS). Guna mendorong kegiatan ekspor impor tersebut, kami juga akan mempersiapkan untuk pembuatan Pusat Logistik Berikat (PLB).*




Artikel Terbaru
politik, Kamis, 24 Juni 2021
'Nyapres 2024', menganalisa terkait potensi peta koalisi partai.

pekanbaru, Kamis, 24 Juni 2021
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih mengkaji rencana penambahan.

hukum, Kamis, 24 Juni 2021
Motif pembunuhan Siti Hamidah warga Tapung, Kampar yang jasadnya.

nasional, Kamis, 24 Juni 2021
Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengatakan jumlah.

pekanbaru, Kamis, 24 Juni 2021
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) memberikan bantuan.

siak, Kamis, 24 Juni 2021
Budaya Melayu memang sangat melekat dalam kehidupan masyarakat Riau,.

inhu, Kamis, 24 Juni 2021
Kapolres Inhu AKBP Efrizal SIK beserta rombongan melaksanakan.

otomotif, Kamis, 24 Juni 2021
Memberikan kemudahan serta keuntungan bagi masyarakat Riau, PT.

pekanbaru, Kamis, 24 Juni 2021
Penerbang pesawat tempur F-16 TNI AU dan F-16 United State Pacific.

etalase, Kamis, 24 Juni 2021
Dorong para pemuda Rumbai Pekanbaru berwira usaha, Universitas.

Otomotif