12 Zulqaidah 1442 H / Selasa, 22 Juni 2021
Kemenkum HAM Riau Pastikan Tak Ada Wisman Masuk Riau
pekanbaru | Jumat, 7 Mei 2021
Editor : hidayat | Penulis : Cr1
Kepala Kanwil Kemenkum HAM Riau, Pujo Harinto didamping Tito Andrianto.(cr1)

PEKANBARU - Diberitakan sebelumnya terdapat 12 Wisatawan Mancanegara (Wisman) masuk di wilayah Riau yang diinformasikan Badan Pusat Statistik (BPS) Riau. Menanggapi hal tersebut, Kemenkum HAM Wilayah Riau mengatakan bahwa informasi itu kurang tepat. Kemenkum HAM Riau bahkan membantah bahwa mereka adalah wisman.

Sebelumnya guna memastikan terkait rilis dari BPS terkait wisman tersebut, Kemenkum HAM Riau diwakili Kepala Devisi Keimigrasian, Tito Andrianto langsung berkunjung ke kantor BPS Riau. Sementara pihak BPS Riau mengungkapkan akan mengklarifikasi data tersebut ke BPS Pusat.

Kepala Kanwil Kemenkum HAM Riau, Pujo Harinto menjelaskan 12 orang yang sebelumnya diinformasikan Wisman ternyata adalah pekerja. 

"Untuk 12 wisman yang 8 orang masuk lewat bandara SSK II dan 4 orang lewat Pelabuhan Dumai itu pekerja asing di salah satu perusahaan di Riau. Bahkan yang di bandara mereka itu charter flight karena ada pekerjaan, jadi beda WNA datang bekerja dengan wisman. Wisman belum diizinkan masuk," jelasnya, Jumat (07/05/2021).

Begitu juga, kru Kapal yang bersandar di Dumai saat ini. Mereka merupakan kru kapal bukan wisman. Saat ini kapal tersebut sedang menunggu Kapten cadangan yang nantinya akan langsung keluar dari wilayah Riau, Indonesia. 

"Kalau untuk kapten yang terpapar covid-19, sementara masih dirawat. Jika sembuh maka akan langsung kita arahkan untuk pulang ke negaranya," tambahnya.

Menurutnya, memang ada perbedaan istilah antara kantor Imigrasi dan BPS. Di mana, semua WNA masuk ke Indonesia tidak seluruhnya untuk berwisata. Tetapi ada juga dalam rangka pekerjaan.

"BPS salah menilai, menurut mereka orang asing masuk itu adalah wisman, padahal bukan. Jadi sudah kami klarifikasi lagi ke BPS kemarin, saya temui langsung kepala BPS Riau dan ternyata mereka juga dapat dari Pariwisata," Imbuh Kadiv Kerimigrasian Kanwil Kemenkum HAM Riau, Tito.

Terang Tito, hingga saat ini belum adanya wisman masuk Riau. Sebab tempat pemeriksaan imigrasi (TPI) belum dibuka. Sehingga, tidak ada WNA masuk kecuali yang diizinkan untuk kepentingan tertentu.

Sementara, saat ini Kemenkum HAM Riau sedang mempersiapkan pembukaan TPI untuk menerima kepulangan TKI sesuai arahan pemerintah pusat. Di mana, ada rencana TKI juga pulang lewat pelabuhan Dumai.

Sebagai pengingat, BPS Riau beberapa hari lalu merilis bahwa ada 12 orang wisman yang masuk ke Riau selama Maret 2021. Bahkan jumlah ini disebut naik jika dibanding bulan sebelumnya.

"Pada bulan Maret 2021, dari empat pintu masuk Riau tercatat ada 12 orang wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Provinsi Riau yaitu melalui Bandara SSK II sebanyak delapan wisman dan dari pelabuhan Dumai sebanyak empat wisman," kata Kepala BPS Riau, Misfaruddin.

12 wisman itu diketahui dua orang WN Malaysia, dua orang WN Singapura, satu orang WN China, satu orang WN India, tiga orang WN Filipina. Ada pula tiga wisman yang tak tercatat asal usul negaranya.*




Artikel Terbaru
pekanbaru, Selasa, 22 Juni 2021
Perlombaan Sippa Dhamma Samajja (SDS) Tingkat Nasional VIII Tahun.

pekanbaru, Selasa, 22 Juni 2021
Panitia kurban Idul Adha 1442 H/2021 M diminta mentaati protokol.

potensa, Selasa, 22 Juni 2021
Setelah beberapa pekan mengalami penurunan, minggu ini harga tandan.

hukum, Selasa, 22 Juni 2021
Bersama 500 butir pil ekstasi, 19 kilogram sabu asal Malaysia.

etalase, Selasa, 22 Juni 2021
Lulus Program WFD, Siap Bersaing di Dunia Kerja dan Wirausaha

dunia, Selasa, 22 Juni 2021
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte mengatakan warga yang menolak.

sportainment, Selasa, 22 Juni 2021
Laga Grup B Euro 2020 selesai dimainkan. Hasilnya, Belgia melaju.

rohul, Selasa, 22 Juni 2021
Tiga dari 16 kecamatan di Rokan Hulu (Rohul) saat ini masih masuk.

pekanbaru, Selasa, 22 Juni 2021
Satuan Polisi Militer (Satpom) Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin.

pekanbaru, Selasa, 22 Juni 2021
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir.

Otomotif