12 Zulqaidah 1442 H / Selasa, 22 Juni 2021
Kolaborasi Perkuliahan dan Riset, Universitas Pertamina Gandeng Kampus Mancanegara
nasional | Jumat, 7 Mei 2021
Editor : hidayat | Penulis : Cr1/rls
Universitas Pertamina.(ist)

JAKARTA - Persentase jumlah siswa yang menempuh pendidikan tinggi, disebut Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi, terus naik saban tahun. Badan Pusat Statistik (BPS), mencatat pada Tahun 2018, APK perguruan tinggi mencapai 30,19 persen. Tahun 2019 meningkat menjadi 30,28 persen. Tahun lalu, angkanya menembus 30,85 persen.

Namun bekal ijazah, tak menjamin lulusan  mudah mendapat pekerjaan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan kompetensi lulusan perguruan tinggi, sebagai kunci terserapnya mereka di dunia kerja.

"Untuk meningkatkan kompetensi lulusan, kami aktif menjalin kerja sama dengan 38 institusi pendidikan tinggi luar negeri. Sebanyak 73 mahasiswa Universitas Pertamina telah mengikuti pembelajaran di kampus mitra yang tersebar di berbagai belahan dunia. Sebaliknya, sejumlah 48 mahasiswa asing belajar di kampus kami," ungkap Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, MS., Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan dan Kerjasama Universitas Pertamina, dalam wawancara daring, Rabu (05/05/2021).

Universitas Pertamina juga gencar membangun  kolaborasi penelitian dan pertukaran staf pengajar dengan berbagai kampus tersohor di luar negeri. Program semacam ini, masih jarang dijumpai di kampus-kampus lain.

Seperti yang dilakukan dengan Malaysia Multimedia University (MMU) pada Tahun Ajaran 2020/2021 ini. Sebanyak enam dosen dari MMU mengajar di Universitas Pertamina. Sebaliknya, tujuh dosen Universitas Pertamina mengajar mahasiswa MMU selama satu semester.

Ke depan, program ini terus diperluas bersama Universiti Teknologi PETRONAS, milik perusahaan minyak dan gas nasional Malaysia; Quest International University Perak, Malaysia; Kazguu University, Kazakhstan; University of Namibia;  National Taiwan University of Science and Technology (NTUST), Taiwan; dan Kanazawa University, Jepang.

Hartati Varadifa, mahasiswa Program Studi Komunikasi Angkatan 2018, menceritakan pengalamannya belajar di Malaysia Multimedia University (MMU). “Saya jadi lebih terbuka dalam menyikapi perbedaan. Kami juga mendapat pembelajaran contoh kasus, yang tidak ada di Indonesia. Selain itu, para dosen juga sering menceritakan pengalaman mereka dalam melakukan penelitian terkait isu-isu yang unik dan langka,” cetusnya.

Bagi siswa siswi SMA yang ingin kuliah di Universitas Pertamina dan mendapat kesempatan mengikuti pertukaran pelajar, saat ini tengah dibuka Seleksi Nilai Rapor untuk Tahun Akademik 2021/2022. Seleksi ini merupakan seleksi tanpa tes. Informasi lengkap pendaftaran dapat diakses di laman https://universitaspertamina.ac.id/pendaftaran 

Universitas Pertamina juga menyiapkan hingga 16 jenis beasiswa yang dibuka setiap semester.  Informasi syarat dan ketentuan, tata cara dan periode pengajuan, serta jenis beasiswa dapat diakses di laman https://universitaspertamina.ac.id/beasiswa/*




Artikel Terbaru
pekanbaru, Selasa, 22 Juni 2021
Perlombaan Sippa Dhamma Samajja (SDS) Tingkat Nasional VIII Tahun.

pekanbaru, Selasa, 22 Juni 2021
Panitia kurban Idul Adha 1442 H/2021 M diminta mentaati protokol.

potensa, Selasa, 22 Juni 2021
Setelah beberapa pekan mengalami penurunan, minggu ini harga tandan.

hukum, Selasa, 22 Juni 2021
Bersama 500 butir pil ekstasi, 19 kilogram sabu asal Malaysia.

etalase, Selasa, 22 Juni 2021
Lulus Program WFD, Siap Bersaing di Dunia Kerja dan Wirausaha

dunia, Selasa, 22 Juni 2021
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte mengatakan warga yang menolak.

sportainment, Selasa, 22 Juni 2021
Laga Grup B Euro 2020 selesai dimainkan. Hasilnya, Belgia melaju.

rohul, Selasa, 22 Juni 2021
Tiga dari 16 kecamatan di Rokan Hulu (Rohul) saat ini masih masuk.

pekanbaru, Selasa, 22 Juni 2021
Satuan Polisi Militer (Satpom) Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin.

pekanbaru, Selasa, 22 Juni 2021
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir.

Otomotif