14 Zulqaidah 1442 H / Kamis, 24 Juni 2021
Segini Besaran Anggaran Persiapan Pemilu 2024 yang Diajukan Kemendagri
politik | Rabu, 9 Juni 2021
Editor : wislysusanto | Penulis : republika
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian

JAKARTA - Usulan anggaran tahun 2022 untuk mendukung Pemilu dan Pilkada 2024 sebesar Rp 1,9 triliun. Jumlah anggaran disebar untuk kebutuhan di tiga direktorat jenderal (ditjen) di Kemendagri. 

"Mohon dukungan dari Komisi II DPR RI agar kebutuhan anggaran sebesar lebih kurang Rp1,902 triliun dapat disetujui," ujar Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian  dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI, Rabu (9/6).

Total usulan anggaran untuk mendukung Pemilu dan Pilkada 2024 pada Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri lebih dari Rp1,6 triliun. Tito memerinci anggaran ini untuk pendidikan politik bagi partai politik dan masyarakat, bantuan keuangan partai politik, pembinaan forum kerukunan umat beragama, kemitraan bersama organisasi masyarakat sipil, seleksi anggota KPU dan Bawaslu, operasional pelaksanaan tugas intelijen pemerintahan dalam negeri, dan masih banyak lagi. 

Kemudian, total usulan anggaran pada Ditjen Administrasi Kewilayahan Kemendagri sebesar Rp5,3 miliar. Anggaran akan digunakan antara lain untuk koordinasi peningkatan peran camat dalam rangka kelancaran tahapan Pemilu dan Pilkada 2024 serta pemetaan daerah rawan gangguan ketentraman dan ketertiban umum. 

Sementara, total usulan anggaran pada Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri lebih dari Rp282,2 miliar. Setidaknya ada tujuh program yang akan dilakukan, seperti pengadaan blanko KTP elektronik (KTP-el), penyiapan data daftar penduduk potensial pemilih (DP4), fasilitasi pencatatan perubahan status kewarganegaraan, serta percepatan penyelesaian perekaman dan pencetakan KTP-el. 

Tito mengatakan, usulan anggaran tersebut memperhitungkan rencana tahapan Pemilu 2024 yang akan dimulai 2022. Karena itu, menurutnya, perlu diakomodasi dengan anggaran yang dimasukkan dalam pagu anggaran Kemendagri pada 2022. 

Tito Karnavian juga menegaskan, Kemendagri bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih membahas jadwal pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) 2024. Belum ada kesepakatan bahwa pelaksanaan Pemilu 2024 digelar pada 28 Februari 2024.

"Ini belum menjadi keputusan resmi, belum. Mungkin ada yang menyampaikan ke publik, 28 Februari adalah Hari Raya Galungan, otomatis harus exercise dan itu tidak bisa berlaku," ujarnya.

Dikatakannya, KPU menilai bahwa Februari atau Maret adalah waktu yang tepat untuk menggelar Pemilu 2024. Hal ini agar proses pelaksanaannya nanti tak terlalu berdekatan dengan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 dan bersinggungan dengan ibadah puasa Ramadhan. 

"Nanti pemerintah pun akan melakukan kajian, KPU akan melakukan exercise, Bawaslu, Komisi II akan berpendapat yang lain. Nanti kita akan bertemu kembali untuk melihat tanggalnya yang mana yang pas untuk Pilpres dan Pilkada," ujar Tito.*




Artikel Terbaru
politik, Kamis, 24 Juni 2021
'Nyapres 2024', menganalisa terkait potensi peta koalisi partai.

pekanbaru, Kamis, 24 Juni 2021
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih mengkaji rencana penambahan.

hukum, Kamis, 24 Juni 2021
Motif pembunuhan Siti Hamidah warga Tapung, Kampar yang jasadnya.

nasional, Kamis, 24 Juni 2021
Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengatakan jumlah.

pekanbaru, Kamis, 24 Juni 2021
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) memberikan bantuan.

siak, Kamis, 24 Juni 2021
Budaya Melayu memang sangat melekat dalam kehidupan masyarakat Riau,.

inhu, Kamis, 24 Juni 2021
Kapolres Inhu AKBP Efrizal SIK beserta rombongan melaksanakan.

otomotif, Kamis, 24 Juni 2021
Memberikan kemudahan serta keuntungan bagi masyarakat Riau, PT.

pekanbaru, Kamis, 24 Juni 2021
Penerbang pesawat tempur F-16 TNI AU dan F-16 United State Pacific.

etalase, Kamis, 24 Juni 2021
Dorong para pemuda Rumbai Pekanbaru berwira usaha, Universitas.

Otomotif