Mei 2026
02

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Polda Riau Musnahkan Narkoba Rp133 Miliar Milik Jaringan Internasional
hukum | Rabu, 28 Mei 2025 | 13:09:00 WIB
Editor : Novia | Penulis : Linda

PEKANBARU — Kepolisian Daerah (Polda) Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberantasan narkotika dengan melakukan pemusnahan barang bukti narkoba dalam jumlah besar, Rabu (28/5/2025).

Pemusnahan dilakukan di halaman samping Mapolda Riau. Barang bukti terdiri dari sabu seberat 119,7 kilogram, heroin 3,87 kilogram, ganja 16 kilogram, serta 43.674 butir ekstasi.

Barang bukti narkotika tersebut merupakan hasil pengungkapan 18 kasus yang melibatkan 35 tersangka. Para tersangka terdiri dari bandar, pengendali, serta kurir jalur darat dan laut jaringan internasional.

Baca :

“Dari 18 kasus ini, Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menangani 10 kasus, Polres Dumai 3 kasus, Polres Bengkalis 3 kasus, dan Polres Kampar 2 kasus,” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira.

Kombes Putu menjelaskan, jika barang bukti ini berhasil diedarkan, nilai narkotika mencapai Rp133 miliar dengan potensi korban lebih dari 709.000 jiwa.

Investigasi mengungkap sebagian jaringan pengedar dikendalikan dari luar negeri, bahkan dari dalam lembaga pemasyarakatan.

 Distribusi narkotika menjangkau wilayah Sumatera seperti Riau, Medan, Palembang, dan Lampung, serta kota-kota besar di Pulau Jawa, termasuk Jawa Timur.

“Barang-barang ini direncanakan diedarkan di berbagai kota besar. Jika tidak dicegah, akan menjadi bencana sosial yang sangat serius,” tegas Putu.

Sementara itu, Wakil Kepala Polda Riau, Brigjen Pol Jossy Kusumo, menegaskan bahwa pemberantasan narkoba harus menjadi tanggung jawab bersama.

“Kami tidak akan berhenti di sini. Perang terhadap narkoba harus menjadi tanggung jawab kolektif. Masyarakat juga harus berperan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing,” tegasnya.

Pemusnahan barang bukti dihadiri oleh pejabat kepolisian, perwakilan instansi pemerintah, dan insan pers sebagai wujud keterbukaan informasi kepada publik.

Sebelum dimusnahkan, seluruh barang bukti telah diuji keasliannya oleh Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Riau.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal enam tahun penjara hingga hukuman mati atau seumur hidup.*

 

 

Terbaru
pekanbaru
Plt Gubri Minta Perusahaan Patuhi Regulasi Ketenagakerjaan
Sabtu, 2 Mei 2026 | 11:50:51 WIB
sportainment
Kalahkan Burnley 3-1, Leeds Jauhi Zona Degradasi
Sabtu, 2 Mei 2026 | 07:50:45 WIB
pekanbaru
3.096 Jemaah Haji Riau Sudah Tiba di Tanah Suci
Jumat, 1 Mei 2026 | 21:10:49 WIB
pekanbaru
Stok Sapi Kurban di Pekanbaru Capai 3.514 Ekor
Jumat, 1 Mei 2026 | 11:05:51 WIB
sportainment
Indonesia Vs Korea Selatan di Semifinal Uber Cup
Jumat, 1 Mei 2026 | 07:26:03 WIB
华 闻
Yayasan Panti Cahaya Kehidupan Bahagia Gelar...
Selasa, 28 April 2026 | 14:52:17 WIB
HPT Rohil Juara Turnamen Tenis Meja IKTS...
Minggu, 26 April 2026 | 18:00:00 WIB
15 Tim Ikuti Tenis Meja IKTS Cup...
Minggu, 26 April 2026 | 11:25:19 WIB
Artikel Popular
2
4
5
politik
DKPP Terima 765 Aduan Pelanggaran Etik...
Selasa, 21 April 2026 | 20:10:00 WIB
KPK Beri Usulan untuk Revisi UU Parpol hingga...
Minggu, 19 April 2026 | 11:40:14 WIB
hukum
Nasional
Aswin E Siregar Kembali Nahkodai IKA FH USU...
Minggu, 19 April 2026 | 20:32:15 WIB