Mar 2026
07

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Kesbangpol Riau Petakan Potensi Konflik, Dari Rohingya Hingga Konflik Lahan
pekanbaru | Selasa, 10 Februari 2026 | 18:48:02 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : rivo
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Boby Rachmat

PEKANBARU - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Boby Rachmat, menyoroti sejumlah isu kerawanan konflik yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Bumi Lancang Kuning.

Isu tersebut mencakup keberadaan pengungsi Rohingya, konflik lahan di sejumlah daerah, hingga potensi gejolak sosial akibat ketersediaan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan, Idulfitri 1447 Hijriah, serta perayaan Imlek.

Boby menegaskan, setiap persoalan harus dipandang sebagai potensi ancaman jika tidak ditangani secara cepat dan tepat. Karena itu, pemetaan dini terhadap potensi kerawanan menjadi langkah penting untuk mencegah konflik meluas.

Baca :

"Semua permasalahan yang terjadi kita anggap berpotensi menjadi ancaman jika tidak ditangani secara cepat dan tepat. Kita berharap potensi kerawanan ini dapat dipetakan sedini mungkin," ujar Boby, Selasa (10/2/2026).

Ia menyinggung insiden bentrok fisik terkait konflik lahan di areal perkebunan kelapa sawit eks PT BS di Kabupaten Rokan Hulu, yang telah menelan korban jiwa. Peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting agar konflik serupa tidak kembali terulang di daerah lain.

Selain konflik lahan, Boby juga menekankan pentingnya langkah cepat dan terukur dari instansi berwenang dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

"Semua permasalahan harus kita tangani dengan cepat sebelum meluas," tegasnya.

Sebelumnya, usai menggelar Rakor Kesbangpol se-Kabupaten/Kota di Riau, Kepala Kesbangpol Kota Dumai, Khairil Adli, memaparkan potensi kerawanan di wilayahnya. Secara geografis, Dumai berbatasan langsung dengan Malaysia sehingga rawan menjadi daerah transit narkoba. Selain itu, pengawasan terhadap orang asing serta potensi perdagangan manusia juga menjadi perhatian serius.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kabupaten Pelalawan menyoroti permasalahan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), termasuk konflik gajah yang kerap terjadi dan berpotensi memicu konflik sosial dengan masyarakat sekitar.

Menanggapi hal tersebut, Boby menegaskan perlunya antisipasi cepat terhadap seluruh potensi konflik yang ada.

"Kita telah mendengar potensi kerawanan soal konsesi di Dumai. Ini harus segera diantisipasi agar tidak terjadi seperti di Rohul. Begitu juga di Pelalawan, khususnya persoalan TNTN," pungkasnya.*

Terbaru
dunia
Balas Serangan Israel, Iran Tembakkan Rentetan Rudal dan Drone
Sabtu, 7 Maret 2026 | 09:19:03 WIB
potret
Masjid Paripurna Al-Hidayah Gelar Nuzulul Quran
Jumat, 6 Maret 2026 | 23:04:19 WIB
potensa
Mal SKA Gelar Buka Bersama Manajemen dan Santuni Anak Yatim
Jumat, 6 Maret 2026 | 22:30:43 WIB
dunia
1.230 Orang Tewas Akibat Serangan AS-Israel
Jumat, 6 Maret 2026 | 17:02:54 WIB
sportainment
Dikalahkan Crystal Palace, Spurs Dekati Zona Degradasi
Jumat, 6 Maret 2026 | 08:42:58 WIB
etalase
SPS Riau Gelar Buka Puasa Bersama Mitra dan Santuni Anak Yatim
Jumat, 6 Maret 2026 | 00:03:28 WIB
Artikel Popular
1
politik
Mensesneg Pastikan Tidak Ada Reshuffle Jelang...
Selasa, 10 Februari 2026 | 20:27:33 WIB
DPR RI Apresiasi Inovasi Green Policing Polda...
Senin, 26 Januari 2026 | 22:39:16 WIB
DPR akan Perhatikan Partisipasi Publik Soal RUU...
Rabu, 21 Januari 2026 | 20:18:16 WIB
hukum
Nasional
Pemerintah Imbau Jemaah Indonesia Tunda...
Senin, 2 Maret 2026 | 08:12:35 WIB
BPDP Dukung Program Biodiesel Sebagai Ketahan...
Kamis, 26 Februari 2026 | 16:09:20 WIB