Apr 2026
21

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz, Kapal Lewat Ditembak
dunia | Minggu, 19 April 2026 | 17:56:01 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : Republika

TEHERAN -- Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menegaskan Selat Hormuz ditutup dan setiap kapal yang mencoba melewati jalur air tersebut akan menjadi sasaran.

Sikap ini merupakan sebuah perubahan dramatis kurang dari 24 jam setelah jalur pelayaran penting tersebut dibuka kembali.

Dalam pernyataan yang dimuat oleh Kantor Berita Mahasiswa Iran, angkatan laut IRGC mengatakan pada Sabtu bahwa selat tersebut akan ditutup sampai Amerika Serikat mencabut blokade angkatan lautnya terhadap kapal dan pelabuhan Iran.

Baca :

Dikatakan bahwa blokade tersebut merupakan pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata yang sedang berlangsung dalam perang AS-Israel di Iran.

"Kami memperingatkan bahwa tidak ada kapal jenis apa pun yang boleh bergerak dari tempat berlabuhnya di Teluk Persia dan Laut Oman, dan mendekati Selat Hormuz akan dianggap sebagai kerja sama dengan musuh, dan kapal yang melanggar akan menjadi sasaran,” katanya.

Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Iran dan negosiator senior dalam pembicaraan antara Washington dan Teheran tentang pengakhiran perang, mengatakan dalam sebuah wawancara televisi bahwa Selat Hormuz berada di bawah kendali Republik Islam.

“Amerika telah menyatakan blokade selama beberapa hari sekarang. Ini adalah keputusan yang ceroboh dan bodoh,” tambahnya.

Penegasan kembali kendali itu terjadi hanya beberapa jam setelah Iran sempat membuka kembali selat tersebut, sejalan dengan gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon.

Harga minyak turun di pasar global setelah Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pada Jumat bahwa jalur air tersebut sepenuhnya terbuka untuk semua kapal komersial.

Lebih dari selusin kapal komersial melewati jalur air tersebut sebelum IRGC membalikkan haluan sikap.

Menurut United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO), kapal-kapal perang Iran dilaporkan menembaki dua kapal dagang pada Sabtu.

Kementerian Luar Negeri India juga mengatakan bahwa dua kapal berbendera India terlibat dalam insiden penembakan di selat tersebut.

Beberapa kapal dagang di wilayah tersebut menerima pesan radio dari Angkatan Laut IRGC, yang memperingatkan bahwa tidak ada kapal yang diizinkan melewati selat tersebut.

Presiden AS Donald Trump mengatakan Teheran tidak dapat memeras Washington dengan menutup jalur air tersebut dan memperingatkan bahwa ia akan mengakhiri gencatan senjata jika kesepakatan sebelum berakhirnya pada Rabu tidak tercapai. Trump menambahkan bahwa blokade angkatan laut akan tetap berlaku penuh.

Sementara itu, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei mengatakan angkatan laut siap untuk memberikan "kekalahan pahit baru" kepada musuh-musuhnya.*

 

'

Terbaru
inhu
Wabup Inhu Resmikan Yayasan Muslim Tapanuli
Senin, 20 April 2026 | 19:30:00 WIB
pekanbaru
DBH Sawit Turun, Pemprov Riau Perketat Pengelolaan Anggaran
Senin, 20 April 2026 | 19:20:00 WIB
pekanbaru
Tiga Pesawat Dikerahkan untuk Modifikasi Cuaca
Senin, 20 April 2026 | 18:00:00 WIB
etalase
PTPN IV PalmCo-ITS Kolaborasi Wujudkan Bensin Sawit
Senin, 20 April 2026 | 15:00:00 WIB
siak
Galangan Kapal Terbesar se Sumatera Mulai Dibangun di Siak
Senin, 20 April 2026 | 11:49:55 WIB
sportainment
Man City Dekati Arsenal, Jaraknya Tinggal 3 Poin
Senin, 20 April 2026 | 01:30:00 WIB
Artikel Popular
5
politik
KPK Beri Usulan untuk Revisi UU Parpol hingga...
Minggu, 19 April 2026 | 11:40:14 WIB
hukum
Nasional
Aswin E Siregar Kembali Nahkodai IKA FH USU...
Minggu, 19 April 2026 | 20:32:15 WIB