Jul 2026
10

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
BMKG Peringatkan Dampak Siklon Tropis Bavi, Indonesia Timur Berpotensi Dilanda Angin Kencang
etalase | Rabu, 8 Juli 2026 | 18:43:37 WIB
Editor : mg1 | Penulis : antaranews.com
Ilustrasi - Peta pergerakan Siklon Tropis Bavi yang telah memasuki wilayah monitoring TCWC Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Indonesia bagian timur untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem akibat Siklon Tropis Bavi. Fenomena tersebut diperkirakan memicu angin kencang dan gelombang laut tinggi di sejumlah wilayah dalam 24 jam ke depan.

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Meteorologi BMKG, Andri Ramadhani, mengatakan Siklon Tropis Bavi membawa dampak tidak langsung berupa peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang laut di beberapa wilayah Indonesia timur.

"Siklon Tropis Bavi yang berkembang dari Bibit Siklon Tropis 95W telah memasuki wilayah monitoring TCWC Jakarta sejak 7 Juli 2026. Dalam 24 jam ke depan, sistem ini berpotensi menimbulkan dampak tidak langsung berupa angin kencang dan gelombang laut tinggi di sejumlah wilayah Indonesia bagian timur," ujar Andri Ramadhani.

Baca :

Ia menjelaskan, Siklon Tropis Bavi berkembang dari Bibit Siklon Tropis 95W yang mencapai status siklon tropis pada 2 Juli 2026. Sejak 7 Juli, sistem tersebut telah memasuki wilayah pemantauan Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta.

Berdasarkan hasil pemantauan BMKG, pusat siklon berada di Laut Filipina, tepatnya di sebelah utara Pulau Papua, dengan arah pergerakan yang relatif stabil menuju barat. Analisis pemodelan cuaca menunjukkan kecepatan angin maksimum di sekitar pusat siklon diperkirakan tetap bertahan dalam 24 jam ke depan dengan intensitas pada kategori empat.

Kondisi tersebut berpotensi memicu angin kencang di empat provinsi, yakni Sulawesi Utara, Maluku Utara, Papua Barat Daya, dan Papua Barat, setidaknya hingga Rabu (8/7) malam.

Selain itu, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait gelombang laut kategori sedang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter. Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi perairan Laut Maluku, Samudra Pasifik bagian utara Papua, serta perairan Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, pelaku pelayaran, dan warga yang beraktivitas di wilayah pesisir, untuk terus memantau informasi cuaca terbaru serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak yang ditimbulkan oleh Siklon Tropis Bavi.*

Terbaru
华 闻
HPT Rohil Rayakan HUT ke-22 dan Lantik...
Minggu, 5 Juli 2026 | 14:40:09 WIB
Enam Tatung Meriahkan HUT Dewa Oho Thua Jiong...
Sabtu, 4 Juli 2026 | 15:52:46 WIB
Andrie Djaja Kembali Pimpin FOBI...
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:36:14 WIB
Artikel Popular
1
2
politik
Legislator Dorong Meranti Masuk RUU Daerah...
Kamis, 9 Juli 2026 | 20:30:06 WIB
hukum
Nasional