|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Satuan Brimob Polda Riau menggelar Upacara Tradisi Pelepasan Purna Bhakti sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada enam personel yang telah menuntaskan masa pengabdiannya sebagai anggota Korps Brimob Polri.
Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan rasa kekeluargaan, dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Riau, Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan dihadiri para Pejabat Utama Satuan Brimob Polda Riau, jajaran Batalyon A Pelopor, Detasemen Gegana, dan Bhayangkari Cabang Satuan Brimob Polda Riau.
Personel yang memasuki masa purna bhakti yaitu Kompol (Purn) Pariscan Nainggolan, Kompol (Purn) Djidji Hurodji, Kompol (Purn) Suharsono, Kompol (Purn) Tatang Tarsidin, AKP (Purn) Kasiran, dan Iptu (Purn) Untung Purwanto.
Sebagai bentuk penghormatan, para purnawirawan menerima pengalungan bunga, buket bunga, cendera mata, serta mengikuti sesi penyampaian kesan dan pesan.
Acara kemudian ditutup dengan Tradisi Gerbang Pora, simbol penghormatan terakhir dari keluarga besar Satuan Brimob Polda Riau kepada personel yang telah menuntaskan masa dinasnya.
Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Ketut Gede Adi Wijaya, menyampaikan rasa hormat dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian yang telah diberikan para personel selama menjalankan tugas di Korps Brimob.
Menurutnya, purna bhakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari pengabdian dalam bentuk yang berbeda di tengah masyarakat.
“Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Satuan Brimob Polda Riau, saya mengucapkan terima kasih yang tulus atas setiap pengorbanan, keringat, dedikasi, bahkan air mata yang telah dipersembahkan untuk institusi. Semoga seluruh amal pengabdian menjadi ladang keberkahan dan menginspirasi generasi penerus Brimob untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” ujar Kombes Ketut.
Ia juga mengajak seluruh personel yang masih aktif menjadikan momen purna bhakti sebagai pengingat bahwa setiap pengabdian harus dijalankan dengan integritas, disiplin, dan tanggung jawab agar dapat mengakhiri masa dinas dengan penuh kehormatan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi Tradisi Pelepasan Purna Bhakti melalui Gerbang Pora, sebagai simbol penghormatan terakhir dari institusi kepada para personel yang telah menyelesaikan masa baktinya.
Prosesi pelepasan berlangsung penuh haru. Setelah melewati Gerbang Pora, keenam purnawirawan diantar menuju kediaman masing-masing dengan iringan doa dan penghormatan dari seluruh keluarga besar Satuan Brimob Polda Riau.
Tradisi Pelepasan Purna Bhakti tersebut menjadi wujud komitmen Satuan Brimob Polda Riau dalam menghargai setiap personel yang telah mengabdikan tenaga, pikiran, dan loyalitasnya bagi institusi, masyarakat, bangsa, dan negara.*