|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU – Kehadiran sekitar 15.000 peserta Riau Bhayangkara Run 2026 dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi menjelma sebagai penggerak ekonomi baru di Provinsi Riau.
Tingkat hunian hotel meningkat drastis, penjualan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melonjak, serta sektor kuliner dan pariwisata di Kota Pekanbaru ikut bergeliat.
Dampak ekonomi itu sudah terasa bahkan sebelum lomba digelar. Ribuan peserta memadati GOR Gelanggang Remaja Pekanbaru untuk mengikuti race pack collection yang berlangsung pada 17–18 Juli 2026.
Selain mengambil perlengkapan lomba, para peserta memadati stan UMKM, berburu merchandise resmi Riau Bhayangkara Run, serta menikmati hiburan yang disiapkan panitia, Jumat (17/7/2026).
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bersama Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, Kajati Riau Dewa Gede Wirajana, dan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho turut hadir menyapa peserta sekaligus mengambil race pack.
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan, Riau Bhayangkara Run 2026 berhasil menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah.
Menurutnya, ribuan peserta yang datang membawa dampak langsung terhadap sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Kami atas nama Pemerintah Provinsi Riau sangat mengapresiasi kegiatan Riau Bhayangkara Run 2026. Peserta yang hadir mencapai 15.000 orang. Dengan kegiatan ini perekonomian meningkat, hotel-hotel penuh, UMKM laku semua, makanan juga laris. Terima kasih kepada Polda Riau. Hari Minggu, 19 Juli, mari kita meriahkan bersama," ujarnya.
Mengusung tema "Riau Lawan Karhutla", ajang ini juga menjadi media kampanye menjaga lingkungan sekaligus memperkenalkan potensi wisata Riau kepada ribuan peserta dari luar daerah.
Panitia turut membuka area bazar bagi masyarakat umum. Meski tidak mengikuti lomba, pengunjung tetap dapat membeli merchandise resmi, menikmati kuliner lokal, hingga menyaksikan berbagai hiburan yang digelar selama kegiatan berlangsung.
Antusiasme peserta pun semakin tinggi menjelang hari perlombaan. Evan, salah seorang peserta asal Pekanbaru yang mengikuti kategori 10 kilometer, mengaku telah mempersiapkan diri sejak beberapa hari terakhir.
"Sudah enggak sabar lagi. Kemarin saya latihan lari sore sebagai persiapan. Ini sudah kedua kali ikut kategori 10K. Semoga dapat doorprize," katanya.
Puncak Riau Bhayangkara Run 2026 akan digelar pada Minggu (19/7/2026). Selain lomba lari, panitia menghadirkan sejumlah musisi nasional, di antaranya Charlie ST12 dan Ndarboy Genk, serta menyiapkan berbagai hadiah undian menarik bagi para peserta.
Untuk mendukung kelancaran acara, panitia bersama Polda Riau dan instansi terkait menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang menjadi lintasan lomba, seperti Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Diponegoro, dan beberapa ruas jalan di pusat Kota Pekanbaru.
Masyarakat diimbau menyesuaikan waktu perjalanan dan menggunakan jalur alternatif selama kegiatan berlangsung.*