Jul 2026
21

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Pemprov Riau dan BI Pastikan Uang Layak Edar Menjangkau Wilayah 3T
pekanbaru | Senin, 20 Juli 2026 | 18:33:41 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : rivo

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Bank Indonesia (BI) kembali memperkuat komitmen menghadirkan layanan kas hingga ke pelosok daerah melalui pelepasan Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat Tahun 2026.

Program menjadi langkah strategis untuk memastikan masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) memperoleh akses terhadap uang rupiah yang layak edar dalam jumlah dan pecahan yang memadai.

Pelepasan tim ekspedisi berlangsung di Pekanbaru, Senin (20/7/2026). Dihadiri Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto. Ia menegaskan Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan wujud nyata sinergi pemerintah dan Bank Indonesia dalam menghadirkan layanan keuangan yang merata sekaligus memperkuat kedaulatan negara melalui rupiah.

Baca :

"Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan bentuk nyata komitmen kita bersama untuk memastikan ketersediaan uang rupiah dalam jumlah yang cukup, dengan pecahan yang sesuai dan dalam kondisi layak edar di seluruh wilayah Indonesia, khususnya daerah 3T di Provinsi Riau," ujar SF Hariyanto.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kehadiran negara dalam menjaga stabilitas sistem pembayaran dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap rupiah sebagai satu-satunya alat pembayaran yang sah di Indonesia.

SF Hariyanto menjelaskan, kondisi geografis Riau yang memiliki banyak pulau menjadi tantangan tersendiri dalam proses distribusi uang. Sejumlah wilayah kepulauan seperti Pulau Rupat, Pulau Bengkalis, Pulau Mendol, Pulau Guntung, dan Pulau Tebing Tinggi memerlukan perhatian khusus agar masyarakat tetap memperoleh layanan yang setara.

"Wilayah-wilayah tersebut cukup sulit dijangkau, sehingga diperlukan upaya khusus agar masyarakat tetap mendapatkan hak yang sama dalam menggunakan rupiah sebagai alat pembayaran yang sah," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Ekspedisi Rupiah Berdaulat memiliki makna yang lebih luas dibanding sekadar pendistribusian uang layak edar. Program ini juga menjadi bagian dari penguatan peran rupiah sebagai simbol kedaulatan negara dan pemersatu bangsa, terutama di wilayah perbatasan dan kepulauan.

Dengan hadirnya layanan tersebut, masyarakat di wilayah 3T diharapkan semakin merasakan kehadiran negara, sekaligus terdorong untuk menggunakan rupiah dalam setiap aktivitas ekonomi sehari-hari.

Untuk mendukung keberhasilan program, SF Hariyanto menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Sinergi antara Pemerintah Provinsi Riau, Bank Indonesia, TNI, Polri, pemerintah kabupaten/kota, serta berbagai instansi terkait dinilai menjadi kunci agar distribusi uang berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran.

"Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, untuk terus menjaga sinergi, koordinasi, dan kolaborasi agar pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat ini berjalan aman, lancar, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat," tutupnya.

Melalui Ekspedisi Rupiah Berdaulat Tahun 2026, Pemprov Riau berharap distribusi uang layak edar dapat menjangkau seluruh wilayah 3T di Bumi Lancang Kuning. Selain mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat, program menjadi wujud nyata penguatan kedaulatan negara hingga ke setiap jengkal wilayah Provinsi Riau.*

Terbaru
Artikel Popular
5
politik
hukum
Nasional
Layanan BPJS Kesehatan Jangkau Penduduk Daerah...
Senin, 13 Juli 2026 | 20:16:32 WIB