Sep 2026
15

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Ekspor Riau Tembus US$12,40 Miliar
pekanbaru | Rabu, 2 September 2026 | 19:01:11 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : rivo
ilustrasi

PEKANBARU - Kinerja ekspor Provinsi Riau sepanjang Januari - Juli 2026 masih menunjukkan pertumbuhan positif. Badan Pusat Statistik (BPS) Riau mencatat nilai ekspor mencapai US$12,40 miliar, tumbuh 1,77 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut terutama ditopang ekspor nonmigas yang mencapai US$12,02 miliar, meningkat 4,97 persen dibandingkan Januari - Juli 2025.

Namun, tren positif tersebut belum sepenuhnya tercermin pada kinerja bulanan. Memasuki Juli 2026, ekspor Riau justru mengalami tekanan dengan nilai US$1,91 miliar, turun 7,03 persen dibandingkan Juli 2025.

Baca :

Kepala BPS Riau, Asep Riyadi, mengatakan pelemahan terjadi pada ekspor migas maupun nonmigas.

"Ekspor migas Riau pada Juli 2026 hanya mencapai US$36,80 juta atau turun 56,87 persen secara tahunan. Sementara ekspor nonmigas tercatat US$1,87 miliar, turun 4,87 persen dibandingkan Juli 2025," jelas Asep dalam keterangan resminya, Rabu (2/9/2026).

Di tengah tekanan ekspor pada Juli, komoditas berbasis kelapa sawit justru mampu menjaga kinerja ekspor Riau. Dari 10 komoditas nonmigas dengan nilai ekspor terbesar sepanjang Januari - Juli 2026, lemak dan minyak hewan/nabati mencatat pertumbuhan paling signifikan.

"Komoditas yang mencakup minyak sawit beserta produk turunannya tersebut mengalami peningkatan nilai ekspor sebesar US$345,10 juta, atau tumbuh 5,22 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025," bebernya.

Sebaliknya, sambungnya lagi, penurunan terbesar terjadi pada komoditas bubur kayu atau pulp. Nilai ekspor komoditas ini merosot US$166,95 juta, atau turun 14,80 persen secara tahunan.

"Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa struktur ekspor Riau masih sangat dipengaruhi kinerja industri pengolahan, khususnya komoditas berbasis sumber daya alam dan produk turunannya," ucapnya.

Dari sisi pasar, Tiongkok masih menjadi negara tujuan utama ekspor nonmigas Riau sepanjang Januari–Juli 2026. Nilai ekspor ke negara tersebut mencapai US$2,22 miliar.

Posisi berikutnya ditempati India dengan nilai US$1,01 miliar dan Malaysia sebesar US$944,31 juta.
Secara kumulatif, tiga negara tersebut menyerap 34,70 persen dari total ekspor nonmigas Riau.

Sementara itu, ekspor Riau ke kawasan ASEAN mencapai US$2,11 miliar. Adapun ekspor ke kawasan Uni Eropa yang terdiri dari 27 negara tercatat sebesar US$1,42 miliar.

Berdasarkan sektor, industri pengolahan masih menjadi salah satu motor utama ekspor nonmigas Riau. Sepanjang Januari–Juli 2026, ekspor dari sektor tersebut tumbuh 5,25 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kondisi berbeda terjadi pada sektor pertanian. Ekspor hasil pertanian justru mengalami penurunan sebesar 10,20 persen.

Dengan demikian, meski ekspor Riau menghadapi tekanan pada Juli, kinerja kumulatif tujuh bulan pertama 2026 masih mampu tumbuh positif. Industri pengolahan, terutama produk turunan kelapa sawit, menjadi salah satu penopang utama yang menjaga kinerja ekspor Riau tetap berada di jalur pertumbuhan.*

Terbaru
potensa
KPJ Healthcare Malaysia Buka Booth di Seminar Kesehatan IVS Riau
Selasa, 15 September 2026 | 08:23:12 WIB
etalase
Kanwil DJP Riau Perkuat Kesadaran Pajak Siswa SMP di Pekanbaru
Senin, 14 September 2026 | 20:52:23 WIB
politik
Koalisi Masyarakat Sipil Kunjungi Fraksi NasDem DPRD Riau
Senin, 14 September 2026 | 20:15:34 WIB
sportainment
SKO Riau Wakili Northern Sumatra di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
Senin, 14 September 2026 | 19:56:00 WIB
inhu
Penanganan Karhutla Inhu Capai 80 Persen
Senin, 14 September 2026 | 18:09:35 WIB
pekanbaru
Disdukcapil Pekanbaru Imbau Warga Jangan Beri Data Pribadi Sembarangan
Senin, 14 September 2026 | 16:12:33 WIB
pekanbaru
67 Tahun Pasukan Pelopor, Brimob Polda Riau Tegaskan Semangat Pengabdian
Senin, 14 September 2026 | 14:34:39 WIB
Artikel Popular
4
politik
Koalisi Masyarakat Sipil Kunjungi Fraksi NasDem DPRD...
Senin, 14 September 2026 | 20:15:34 WIB
hukum
Nasional
Status Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga Level...
Minggu, 6 September 2026 | 21:12:01 WIB