|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Kualitas udara di Kota Pekanbaru belum menunjukkan perbaikan pada Senin (7/9/2026) pagi. Konsentrasi partikulat halus PM2.5 masih berada pada level 119,3 µg/m³ atau masuk kategori Tidak Sehat.
Data pemantauan BMKG Pekanbaru menunjukkan angka tersebut tercatat pada pukul 09.00 WIB. Hingga satu jam berikutnya, kondisi kualitas udara di Pekanbaru masih berada pada kategori yang sama.
"Pantauan terupdate smpai pukul 09.00 WIB pagi ini masih dalam kategori Tidak Sehat," kata Forecaster on Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Yasir Prayuna.
Kondisi udara tersebut terjadi saat sejumlah wilayah Riau masih menghadapi dampak asap dari aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Meski jumlah hotspot di Riau mengalami penurunan, kualitas udara di Pekanbaru pada pagi ini masih belum masuk kategori sehat.
Berdasarkan pemantauan hotspot hingga pukul 23.00 WIB, terdapat 176 titik panas di Riau. Jumlah ini berkurang 116 titik dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 292 titik.
Indragiri Hulu menjadi daerah dengan hotspot terbanyak, yakni 69 titik. Berikutnya Bengkalis 26 titik, Indragiri Hilir 21 titik, Dumai 20 titik, Pelalawan dan Siak masing-masing 12 titik, Kepulauan Meranti delapan titik, Kuantan Singingi empat titik, serta Rokan Hilir dan Rokan Hulu masing-masing dua titik.*