Okt 2026
29

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
BEI: Investor Pasar Modal Riau Tembus 711.432 Hingga Agustus 2026
etalase | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:29:19 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : vivi
Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Riau, Emon Sulaeman, memaparkan pertumbuhan pasar modal di Provinsi Riau, dalam kegiatan media gathering di Pekanbaru, Selasa (27/10).

PEKANBARU - Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Riau mencatat bahwa investasi pasar modal di Bumi Lancang Kuning mencapai 711.432 orang hingga bulan Agustus tahun 2026. Angka ini meningkat tajam jika dibandingkan tahun 2025 lalu, hanya 380.482 orang.

"Dari angka ini mencerminkan semakin luasnya partisipasi masyarakat dalam berinvestasi pasar modal di Riau. Aktifitas investor tersebut tidak terlepas dari edukasi dan literasi pasar modal yang terus kita perluas, termasuk menyasar kalangan anak muda," ujar Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Riau, Emon Sulaeman, dalam media gathering di Pekanbaru, Selasa (27/10). 

Menurut Emon, penguatan edukasi ini menjadi penting agar pertumbuhan jumlah investor terus meningkat dan diikuti dengan pemahaman terus memadai dalam mengambil keputusan berinvestasi.

Baca :

"Dengan begitu, masyarakat tidak sekadar membuka rekening atau membeli saham karena mengikuti tren, namun juga memahami risiko dan alasan di balik pilihan investasinya," kata Emon lagi.

Selain penambahan jumlah investor, terang Emon, pihaknya juga ingin menciptakan investor yang berkualitas. "Keputusan berinvestasi harus dibekali dengan informasi yang cukup, sehingga mereka tidak hanya sekedar ikut-ikutan,” sebutnya.

Terkait usia, lanjut Emon, investor pasar modal di Riau terbesar berasal dari kelompok anak muda dengan umur 18–25 tahun, yakni 72.448 investor atau 36,75 persen. Lalu diikuti, kelompok usia 26–30 tahun tercatat sebanyak 49.971 investor atau 25,35 persen.

Kemudian, kelompok usia 31–40 tahun mencapai 45.998 investor atau 23,34 persen. Adapun kelompok usia 40 tahun ke atas berjumlah 28.690 investor atau 14,15 persen. Secara keseluruhan, jumlah investor berdasarkan rincian kelompok usia tersebut mencapai 197.107 orang investor.

"Dominasi kelompok usia muda menunjukkan besarnya potensi generasi digital dalam perkembangan pasar modal. Akses informasi melalui internet dan penggunaan telepon pintar membuat anak muda semakin dekat dengan berbagai informasi investasi, tetapi kemudahan tersebut juga perlu diimbangi kemampuan dalam memilah informasi yang tepat," jelas Emon lagi.

Mengingat angka tertinggi dari kelompok anak muda, sebut Emon, maka pihaknya (BEI Riau) terus memperluas edukasi melalui galeri investasi di perguruan tinggi dan sekolah menengah atas.

"Program tersebut diharapkan memberi pemahaman pasar modal sejak dini, sebelum peserta benar-benar terjun sebagai investor," kata Emon.

Ia menambahkan, keputusan investasi tidak seharusnya hanya didasarkan pada rekomendasi yang beredar di media sosial saja.
Meski kehadiran para influencer dapat membantu menyebarkan informasi terkait hal ini, namun masyarakat tetap perlu memeriksa kompetensi sumber, memahami risiko, dan mencari referensi yang dapat dipertanggungjawabkan.

"Untuk memperkuat kemampuan investor, kami juga mendorong pembelajaran secara bertahap melalui program Sekolah Pasar Modal (SPM), mulai dari tingkat dasar hingga lanjutan. Materi tersebut diharapkan membantu investor memahami instrumen pasar modal dan menyusun pertimbangan sebelum bertransaksi," jelasnya.

Emon menilai kualitas investor menjadi semakin penting di tengah pergerakan harga saham yang dapat berubah sewaktu-waktu. "Investor yang memiliki bekal pengetahuan diharapkan mampu mempertimbangkan risiko dan tidak mudah mengambil keputusan hanya karena perubahan harga sesaat," ucapnya.

Dengan penguatan literasi, perluasan akses edukasi, dan peningkatan aktivitas transaksi, BEI Riau berharap pertumbuhan pasar modal di daerah dapat berlangsung lebih berkelanjutan, sekaligus membentuk investor yang mampu mengambil keputusan berdasarkan informasi yang memadai.*
 

Terbaru
hukum
Bunuh Ibu Kandung, Brigadir WP Terancam 20 Tahun Penjara dan PTDH
Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:54:48 WIB
pekanbaru
Pemprov Riau Libatkan Keluarga dan Masyarakat Cegah LGBT
Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:32:29 WIB
kampar
Menanam Harapan, Menjaga Keberlanjutan Energi dari Koto Panjang
Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:06:02 WIB
pekanbaru
Delapan Daerah di Riau Terima Bantuan Dana Cegah Karhutla
Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:43:29 WIB
hukum
Polda Riau Musnahkan 100,5 Kg Jaringan Internasional
Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:55:55 WIB
Artikel Popular
politik
RBN Riau Disambut Antusias, 1.169 Siswa...
Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:27:56 WIB
hukum
Polda Riau Musnahkan 100,5 Kg Jaringan...
Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:55:55 WIB
Nasional
2.458 Penerbangan Terdampak Asap...
Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:42:55 WIB