Sep 2026
11

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
MC Group Kenalkan Empat Unit Truk SHACMAN di Mining Indonesia 2026
otomotif | Kamis, 10 September 2026 | 20:52:57 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : *

JAKARTA — MC Group, selaku Authorized Distributor SHACMAN di Indonesia, memperkuat komitmennya dalam mendukung kebutuhan kendaraan heavy-duty di berbagai sektor industri melalui launching unit. Kemudian penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung pada rangkaian Mining Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Pada hari pertama penyelenggaraan Mining Indonesia 2026, Kamis (10/9), MC Group menghadirkan sejumlah unit SHACMAN dengan karakteristik dan teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional yang beragam. Momentum sekaligus menjadi kesempatan bagi MC Group untuk memperkenalkan teknologi kendaraan energi baru kepada pelaku industri serta memperkuat hubungan dengan customer dan mitra strategis.

"MC Group memperkenalkan empat unit SHACMAN, yaitu SHACMAN X5000 EV Dump Truck 8×4 580 HP, SHACMAN H3000S Tractor Head 4×2 300 HP, SHACMAN H3000S Chassis 6×4 300 HP, serta SHACMAN X5000 Hybrid Dump Truck 8×4 460 HP yang menjadi unit terbaru," Direktur PT Citra Andalan Mobilindo Cemerlang (MC Group), Dirmanto Chang.

Baca :

Suasana acara turut dimeriahkan dengan pertunjukan barongsai sebagai bagian dari rangkaian kegiatan launching. Pertunjukan memberikan nuansa perayaan dalam momentum perkenalan produk sekaligus pertemuan MC Group dengan customer dan mitra bisnis.

Memperluas Pilihan Teknologi SHACMAN untuk Industri Indonesia

Sebagai distributor SHACMAN, MC Group memiliki peran dalam menjembatani teknologi kendaraan heavy-duty dengan kebutuhan operasional di Indonesia. Produk tidak hanya dipandang dari spesifikasi kendaraan, tetapi juga dari kesesuaiannya dengan karakteristik pekerjaan, kondisi medan, payload, jarak tempuh, pola operasional, serta kebutuhan fleet masing-masing customer.

Pendekatan tersebut menjadi semakin relevan seiring berkembangnya teknologi New Energy Vehicle (NEV) pada segmen kendaraan komersial. Implementasi kendaraan Hybrid dan EV membutuhkan pertimbangan yang lebih luas, mulai dari duty cycle, fleet management, maintenance, spare parts, technical support, charging infrastructure, hingga after-sales service.

Karena itu, MC Group berupaya memberikan dukungan sejak tahap pemilihan unit hingga kendaraan digunakan dalam kegiatan operasional.

SHACMAN X5000 Hybrid: Alternatif Teknologi untuk Operasi Heavy-Duty

Salah satu unit yang menjadi perhatian dalam acara launching adalah SHACMAN X5000 Hybrid Dump Truck 8×4 460 HP. X5000 Hybrid mengombinasikan mesin diesel dengan sistem penggerak elektrik. Unit ini menggunakan mesin Cummins M10460, power battery berkapasitas 96 kWh, serta memiliki kapasitas bak hingga 53,75 m³.

Pada sistem hybrid, mesin diesel tetap menjadi bagian dari sistem penggerak, sementara sistem elektrik memberikan dukungan pada kondisi operasi tertentu. Teknologi regenerative braking memungkinkan energi yang dihasilkan saat kendaraan melakukan perlambatan untuk dikembalikan ke sistem baterai.

Bagi fleet owner, teknologi hybrid dapat menjadi salah satu alternatif untuk operasi yang membutuhkan fleksibilitas, khususnya pada kondisi ketika infrastruktur charging belum tersedia secara luas. Namun, efisiensi dan performa aktual tetap bergantung pada berbagai faktor, seperti rute, kondisi medan, payload, pola berkendara, kondisi jalan, serta duty cycle.

Oleh sebab itu, penerapan teknologi Hybrid perlu mempertimbangkan kondisi operasional aktual dan kebutuhan masing-masing fleet.

Kehadiran X5000 Hybrid di Mining Indonesia 2026 menjadi bagian dari langkah MC Group dalam memperkenalkan teknologi kendaraan heavy-duty yang menawarkan pilihan baru bagi industri yang mulai mempertimbangkan elektrifikasi.

SHACMAN X5000 EV: Pilihan untuk Pengembangan Kendaraan Heavy-Duty Listrik

Selain Hybrid, MC Group juga memperkenalkan SHACMAN X5000 EV Dump Truck 8×4 580 HP sebagai kendaraan heavy-duty berbasis listrik.

X5000 EV menggunakan tenaga listrik sebagai sumber penggerak utama dengan T2380S030 Permanent Magnet Synchronous Motor beroutput 580 HP dan battery pack berkapasitas 400,61 kWh. Unit ini memiliki kapasitas bak hingga 36 m³.

Karakteristik motor listrik memberikan respons torsi yang berbeda dibandingkan kendaraan berbasis mesin diesel. Teknologi EV dapat menjadi salah satu pilihan untuk aplikasi dengan rute berulang, jarak tempuh yang terukur, dan pola operasional yang relatif konsisten.

Di sisi lain, penerapan kendaraan listrik heavy-duty membutuhkan kesiapan ekosistem. Infrastruktur charging, kapasitas listrik, waktu pengisian, rute operasional, battery management, maintenance, serta strategi penggunaan armada perlu menjadi bagian dari perencanaan.

Dengan pendekatan tersebut, EV tidak hanya dipandang sebagai produk kendaraan baru, tetapi sebagai bagian dari perubahan sistem operasional yang membutuhkan kesiapan kendaraan dan ekosistem pendukungnya.

Menyesuaikan Teknologi Dengan Kebutuhan Fleet

MC Group melihat bahwa tidak terdapat satu teknologi yang dapat diterapkan secara sama pada seluruh jenis operasi. Pemilihan antara Hybrid, EV, maupun kendaraan diesel konvensional perlu mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan masing-masing fleet.
Beberapa faktor yang dapat menjadi pertimbangan meliputi Total Cost of Ownership (TCO), rute dan medan, payload, jarak tempuh harian, duty cycle, pola utilisasi armada, kebutuhan charging, kesiapan infrastruktur, kompetensi teknisi, ketersediaan spare parts, strategi maintenance, serta target efisiensi dan keberlanjutan.

Dengan pendekatan tersebut, keputusan investasi kendaraan dapat mempertimbangkan tidak hanya spesifikasi unit, tetapi juga kesesuaiannya dengan kebutuhan operasional dan nilai ekonominya dalam jangka panjang.

Memperkuat Kolaborasi Strategis melalui Penandatanganan MoU

Selain memperkenalkan jajaran unit terbaru, MC Group juga memperkuat kerja sama dengan customer melalui Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).
Dalam kesempatan tersebut, terdapat tiga kerja sama dengan rencana pengadaan total 400 unit kendaraan SHACMAN, yaitu:
PT Karimata Multi Prima: 200 unit Dump Truck 8×4 Hybrid
PT Vardhana Perkasa: 100 unit Dump Truck 8×4
PT Gericon Prima: 100 unit Dump Truck 6×4
Kerja sama tersebut menjadi bagian dari pengembangan penggunaan kendaraan SHACMAN untuk mendukung kebutuhan operasional customer di sektor industri.

Rencana pengadaan 200 unit Dump Truck 8×4 Hybrid oleh PT Karimata Multi Prima juga menjadi salah satu bagian penting dalam kerja sama tersebut, sekaligus membuka peluang penerapan teknologi hybrid pada skala fleet yang lebih besar.

Bagi MC Group, penandatanganan MoU merupakan bagian dari upaya membangun hubungan kerja sama jangka panjang dengan customer sekaligus memahami kebutuhan kendaraan yang terus berkembang di sektor industri Indonesia.

Memperkuat After-Sales dan Jaringan Layanan

Kehadiran kendaraan heavy-duty di lapangan tidak terlepas dari kebutuhan terhadap dukungan purnajual. Bagi industri dengan tingkat utilisasi tinggi, service, spare parts, technical support, dan kedekatan jaringan layanan menjadi bagian penting dalam menjaga kontinuitas operasional.

MC Group terus memperkuat dukungan tersebut melalui sales support, technical support, service, spare parts, serta pengembangan jaringan pelayanan.

Jaringan operasional MC Group mencakup sejumlah wilayah, antara lain Jakarta, Pekanbaru, Medan, Palembang, Jambi, Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak, Samarinda, Surabaya, dan Kendari, serta pengembangan titik layanan di wilayah strategis lainnya seperti Pangkalan Kerinci, Lampung, hingga Makassar.

Perluasan jaringan tersebut ditujukan untuk memberikan akses yang lebih dekat terhadap produk, layanan, suku cadang, dan dukungan teknis bagi customer.

Untuk teknologi Hybrid dan EV, kesiapan technical support juga menjadi bagian penting. Sistem elektrik, battery system, powertrain, diagnostic system, serta prosedur maintenance membutuhkan pengetahuan dan kompetensi teknis yang sesuai dengan perkembangan teknologi kendaraan.

MC Group Mendorong Adopsi Teknologi Energi Baru Secara Bertahap

Perkembangan kendaraan energi baru merupakan bagian dari perubahan yang terjadi pada industri kendaraan komersial. Namun, proses transisi membutuhkan kesiapan dari berbagai sisi dan tidak hanya berkaitan dengan penggantian kendaraan diesel menjadi kendaraan listrik.

Teknologi Hybrid dapat menjadi salah satu pilihan bagi perusahaan yang membutuhkan fleksibilitas sekaligus ingin mulai mengadopsi elektrifikasi. Sementara itu, EV dapat dipertimbangkan untuk aplikasi dengan rute dan pola operasi yang lebih terukur serta didukung infrastruktur charging yang memadai.

Pendekatan tersebut memungkinkan perusahaan mengevaluasi teknologi berdasarkan kondisi dan data operasional aktual, bukan hanya berdasarkan tren elektrifikasi.
Menurut Dirmanto, Direktur MC Group, perkembangan teknologi kendaraan energi baru perlu dilihat dalam konteks kebutuhan efisiensi dan kesiapan industri.

“Persaingan global menuntut perusahaan untuk semakin efisien, termasuk dalam mengelola biaya operasional armada. Di saat yang sama, industri juga dihadapkan pada tuntutan untuk mengurangi emisi dan mendukung transisi energi. Teknologi Hybrid dan EV menjadi salah satu solusi yang dapat menjawab kebutuhan tersebut,” ujar Dirmanto.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan penerapan kendaraan energi baru tidak hanya ditentukan oleh teknologi kendaraan, tetapi juga oleh kesiapan ekosistem pendukung.

“MC Group tidak hanya menghadirkan produk, tetapi juga ekosistem layanan yang mampu mendukung kebutuhan industri Indonesia. Mulai dari produk, technical support, service, spare parts, hingga pengembangan jaringan layanan, semuanya menjadi bagian dari upaya kami untuk membantu pelanggan mengimplementasikan teknologi tersebut secara optimal.”

SHACMAN dan MC Group: Mendukung Perkembangan Heavy-Duty di Indonesia.

Peluncuran X5000 Hybrid, beserta unit display X5000 EV, H3000S Tractor Head, dan H3000S Chassis, memperlihatkan beragam pilihan kendaraan SHACMAN yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional customer.

SHACMAN membawa kemampuan engineering, pengembangan produk, teknologi powertrain, dan kendaraan energi baru. Sementara itu, MC Group berperan membawa produk dan teknologi tersebut lebih dekat kepada customer Indonesia melalui distribusi, konsultasi produk, technical support, after-sales service, spare parts, dan jaringan layanan.

Melalui Mining Indonesia 2026, MC Group tidak hanya memperkenalkan produk terbaru, tetapi juga memperkuat hubungan dengan customer dan mitra strategis melalui kerja sama dengan rencana pengadaan 400 unit kendaraan SHACMAN.

Ke depan, MC Group akan terus mengembangkan dukungan produk dan layanan untuk membantu customer memilih kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan operasional mereka, termasuk dalam menghadapi perkembangan teknologi Hybrid dan EV di sektor heavy-duty. MC Group , Authorized Distributor of SHACMAN in Indonesia.*
 

Terbaru
otomotif
MC Group Kenalkan Empat Unit Truk SHACMAN di Mining Indonesia 2026
Kamis, 10 September 2026 | 20:52:57 WIB
sportainment
Laga Perdana Liga 2, PSPS Pekanbaru Siap Curi Poin di Stadion Jatidiri
Kamis, 10 September 2026 | 20:13:19 WIB
pekanbaru
Distan Riau Dorong Petani Perkuat Kelembagaan Perkebunan
Kamis, 10 September 2026 | 16:22:03 WIB
dumai
Jaga Kamtibmas, Pemko dan Forkopimda Dumai Mediasi Konflik TKBM
Kamis, 10 September 2026 | 14:25:33 WIB
potensa
Upika Tualang Kolaborasi dengan PT AA dan IKPP Padamkan Karhutla
Kamis, 10 September 2026 | 12:03:20 WIB
etalase
Pertamina Drilling Sabet 3 Penghargaan TOP GRC Awards 2026
Kamis, 10 September 2026 | 10:44:29 WIB
华 闻
Jalin Kekompakan, SriTi Riau Rayakan HUT...
Rabu, 9 September 2026 | 11:17:23 WIB
Pengurus IKTS Hadiri Mubes Permaskab Meranti...
Senin, 7 September 2026 | 20:05:36 WIB
Artikel Popular
1
politik
Projo Riau Bagikan 7.000 Masker di Jalan Sudirman...
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 00:27:11 WIB
hukum
Nasional
Status Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga Level...
Minggu, 6 September 2026 | 21:12:01 WIB
Tokoh-tokoh Dunia Bahas Dampak Teknologi...
Sabtu, 5 September 2026 | 21:26:11 WIB