|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Dewa Lo Chia Kong di Jalan Sungai Kampar, Gg Kampar VII no 20 Pekanbaru berlangsung meriah. Perayaan berlangsung selama dua hari, Rabu dan kamis (23-24/9/2026).
Perayaan dihadiri ratusan umat Buddha dari Kota Pekanbaru dan sekitarnya. Kemudian terdapat empat tatung, Dewa Lo Chia Kong, Sun Go Kong dan Tua Ji Ya Pek.
Seng Kuan, selaku King Chu, Rabu (23/9) malam mengatakan, perayaan diisi dengan makan bersama dan sembahyang. Kemudian terdapat pengobatan spiritual gratis, dan atraksi empat tatung dari Pekabaru, Kabupaten Bengkalis dan Siak.
"HUT Dewa Lo Chia Kong dirayakan sekali dalam setahun. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, salah satunya warga sekitar," terangnya.
Ditambahkannya, banyak umat yang datang untuk sembahyang meminta kesehatan, panjang umur dan kemudahan rezeki. Selain itu, dilaksanakan pengobatan gratis, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

"Umat yang mengeluhkan berbagai penyakit jasmani maupun rohani diobati langsung oleh Dewa Lo Chia Kong dan Tua Ji Ya Pek. Diperkirakan terdapat 40 hingga 50 umat yang ikut pengobatan spiritual gratis," terangnya.
Pada kesempatan tersebut, Seng Kuan menjelaskan, Lo Chia Kong merupakan dewa anak kecil diperingati setiap Bulan 8 Tanggal 13 Kalender Imlek.
Sedangkan Tua Ji Ya Pek merupakan dewa pengawal akhirat atau malaikat maut dalam kepercayaan Taoisme dan Tiongkok. Untuk Sun
Go Kong merupakan tokoh legendaris dalam mitologi Tiongkok yang dikenal sebagai Raja Kera atau Kera Sakti.
Sementara itu, Ketua Harian Ikatan Keluarga Tionghua Selatpanjang dan Sekitarnya (IKTS), Nata Hedy Nyo mengucapkan selamat HUT Dewa Lo Chia Kong.
"Peringatan HUT Dewa Lo Chia Kong sebagai bentuk syukur. Mudah-mudahan kita semua diberi kesehatan dan selalu dilindungi. Kemudian diharapkan perayaan dapat mempererat persaudaraan dengan umat serta warga sekitar," ungkapnya.*