Nov 2026
02

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Koper Modifikasi Gagal Kelabui X-Ray, BNN Riau Sita 5,2 Kg Sabu dari Malaysia
hukum | Senin, 2 November 2026 | 11:34:00 WIB
Editor : Linda | Penulis : Linda N

PEKANBARU– Badan Narkotika Nasional (BNN) Riau menggagalkan penyelundupan sabu jaringan Malaysia melalui Pelabuhan Dumai. Seorang kurir berinisial ZU (34) ditangkap dengan barang bukti sabu seberat 5.228,54 gram atau lebih dari 5,2 kilogram.

Kepala BNN Riau, Brigjen Pol Chris Reinhard Pusung, mengatakan pengungkapan tersebut dilakukan bersama Bea Cukai. Narkotika itu dibawa dari Malaysia melalui Pelabuhan Dumai dan diduga akan diedarkan ke wilayah Riau hingga Sumatera Utara.

Modus pelaku melakukan penyelundupan narkotika dengan menyembunyikan sabu di balik kompartemen koper.

Baca :

"Pria berinisial ZU ditangkap saat membawa sabu seberat 5.228,54 gram yang diduga akan diedarkan ke Riau hingga Sumatera Utara," ujar Chris saat ekspos di Kantor BNN Riau, Senin (2/11/2026).

Chris menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi Direktorat Interdiksi Deputi Pemberantasan BNN mengenai adanya pergerakan narkotika dari Malaysia menuju Riau.

Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pendalaman dan koordinasi bersama Bea Cukai. Pada Kamis (29/10/2026), petugas melakukan pemeriksaan terhadap penumpang kapal MV Indomal Dynasty yang tiba dari Port Dickson, Malaysia, menuju Dumai.

"Berdasarkan informasi ini, kami langsung menindaklanjuti, kami memperdalam informasi tersebut dan bersama-sama dengan rekan dari Bea Cukai," ungkap Chris.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas mencurigai seorang penumpang berinisial ZU. Kecurigaan semakin menguat setelah koper milik tersangka melewati pemindaian mesin X-ray dan ditemukan indikasi mencurigakan pada bagian sisi-sisinya.

Petugas kemudian membuka seluruh kompartemen koper bersama tim BNNP Riau dan BNNK Dumai. Hasil pemeriksaan menemukan tujuh bungkus plastik berisi sabu dengan berat bersih 5.228,54 gram yang disembunyikan di dalam koper tersebut.

Chris menyebutkan, jaringan ini merupakan jaringan internasional yang menghubungkan Malaysia, Riau, hingga Kota Medan, Sumatera Utara. Jika berhasil diedarkan, sabu tersebut diperkirakan dapat merusak sekitar 26.143 jiwa.

Dengan asumsi harga Rp1,5 juta per gram, nilai ekonomis barang bukti tersebut diperkirakan mencapai Rp7,8 miliar. "Dengan pengungkapan ini, kita telah menyelamatkan generasi muda, masyarakat, khususnya di wilayah Riau," tegas Chris.

Sementara itu, Penyidik Madya BNN Riau AKBP Berliando menjelaskan, tersangka ZU diduga menjalankan perintah seseorang yang berada di Medan. Ia diminta membawa sabu dari Malaysia untuk selanjutnya dikirim ke wilayah Riau dan Sumatera Utara.

Untuk pekerjaan tersebut, tersangka dijanjikan upah Rp20 juta. Pembayaran baru dilakukan setelah barang sampai ke tujuan.

"Untuk sekali kegiatan membawa barang ini dibayar Rp20 juta. Setelah, biasanya setelah barang sampai, baru dibayarkan," jelas Berliando.

Menurut dia, jaringan tersebut memiliki pembagian tugas yang terorganisasi. Ada pihak yang bertugas menyiapkan dan melepas barang dari Malaysia, membawa narkotika masuk ke Indonesia, menjemput, hingga mengantarkannya ke daerah sasaran.

Berdasarkan pengakuan awal tersangka, membawa narkotika tersebut baru pertama kali dilakukannya. Meski demikian, BNN masih mendalami pengakuan itu dengan menelusuri bukti-bukti serta kemungkinan keterlibatan tersangka dalam aktivitas jaringan sebelumnya.

Terhadap tersangka diprasangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 609 ayat (2) hurus A UU RI NO 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana diubah dalam UU NO 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidanam

Berliando menegaskan, BNN akan terus menelusuri jaringan yang terlibat untuk memutus jalur peredaran narkotika lintas negara.

BNN bersama Polri, Bea Cukai, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya juga berkomitmen terus memburu bandar, pengedar, serta pihak-pihak yang terlibat dalam peredaran gelap narkotika.*

 

Terbaru
sportainment
Hajar Liverpool, Arsenal Naik ke Puncak Klasemen
Senin, 2 November 2026 | 07:25:33 WIB
sportainment
Klasemen MotoGP 2026, Marc Marquez Makin Kokoh
Minggu, 1 November 2026 | 20:42:27 WIB
inhu
Wabup Inhu Tutup Rangkaian Perhelatan Inhu Expo 2027
Minggu, 1 November 2026 | 20:39:49 WIB
sportainment
SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Sukabumi Juara Putri AXIS Nation Cup 2026
Minggu, 1 November 2026 | 18:40:41 WIB
Artikel Popular
politik
RBN Riau Disambut Antusias, 1.169 Siswa...
Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:27:56 WIB
hukum
Nasional
2.458 Penerbangan Terdampak Asap...
Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:42:55 WIB