Apr 2026
18

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Bupati Siak Harapkan ASN Tetap Solid Hadapi Tekanan Fiskal
siak | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:43:13 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : diana

SIAK— Mengawali hari pertama masuk kerja setelah Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Siak,
Afni, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten
Siak tetap solid, optimis dan tangguh menghadapi tekanan keuangan daerah pada 2026.

Ajakan disampaikan Bupati Afni saat memimpin apel pagi yang dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak, Rabu, 25 Maret 2026.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Siak, saya bersama Wakil Bupati mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam memimpin daerah ini, dan kami memohon maaf atas hal tersebut,”
kata Afni.

Baca :

Dalam suasana Idulfitri, Afni menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi tidak hanya
terjadi di Kabupaten Siak, melainkan juga dialami daerah lain di Indonesia. Menurut dia,
kewajiban pemerintah tetap sama, yakni memberikan pelayanan kepada masyarakat, meskipun kondisi fiskal mengalami tekanan.

Ia menjelaskan, pada 2026 terjadi pemangkasan transfer dari pemerintah pusat ke daerah
hingga sekitar 50 persen. Kondisi itu berdampak pada penurunan pendapatan daerah lebih dari Rp500 miliar.

“Ini menjadi tantangan bagi kita semua. Di sinilah kita diuji, apakah benar-benar hadir
sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat di tengah kondisi sulit,” ujarnya.

Afni meminta ASN tidak larut dalam keluhan dan tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab. Ia menekankan pentingnya kerja keras, kekompakan, dan keyakinan untuk melewati situasi tersebut.

“Keluhan tidak akan menyelesaikan masalah. Kita harus mampu bertahan dalam kondisi apa pun. Dibutuhkan saat ini adalah kerja keras dan kebersamaan,” katanya.

Ia juga menegaskan tidak ada sekat dalam birokrasi. Seluruh ASN, kata dia, merupakan satu tim yang saling menguatkan dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Kami tidak akan berarti tanpa dukungan seluruh ASN. Tidak ada lagi kelompok elit, kita
semua pelayan masyarakat,” ucapnya.

Di sisi lain, ia menyoroti kewajiban penyesuaian belanja pegawai sesuai Undang-Undang
Nomor 1 Tahun 2022, yang mengharuskan proporsinya maksimal 30 persen paling lambat Mei 2027.

“Kita harus melakukan efisiensi, meskipun tidak mudah. Namun, kami akan berupaya agar tidak ada pegawai yang dirumahkan. Ini tanggung jawab bersama,” katanya.

Sebagai bagian dari langkah efisiensi, Pemerintah Kabupaten Siak mulai menerapkan
kebijakan work from anywhere (WFA) secara terbatas dengan tetap menjaga kualitas
pelayanan publik.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan halal bihalal. Bupati bersama jajaran dan seluruh
ASN saling bersalaman dan bermaafan dalam suasana hangat sebagai penguat kebersamaan untuk kembali bekerja dan melayani masyarakat.*
 

Terbaru
华 闻
Pemko Pekanbaru Apresiasi Tradisi Ceng Beng...
Minggu, 5 April 2026 | 14:10:34 WIB
Artikel Popular
politik
hukum
Nasional