|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pekanbaru bersama Anggota Komisi IX DPR RI, dr. Maharani, menggelar kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) di Jalan Parit Datuk Dewa, Desa Bantayan Hilir, Kabupaten Rokan Hilir, Senin (4/5/2026).
Kegiatan yang dihadiri puluhan warga, terutama ibu rumah tangga, ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memilih produk obat dan makanan yang aman untuk dikonsumsi keluarga.
Kepala BBPOM Pekanbaru, Alex Sander, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa peran BBPOM tidak hanya mengawasi industri besar, tetapi juga melindungi masyarakat hingga ke tingkat desa.
"BBPOM adalah garda terdepan dalam memastikan produk yang dibeli masyarakat aman. Kami memastikan tidak ada bahan berbahaya seperti boraks, formalin, atau pewarna tekstil yang dikonsumsi," ujarnya.
Sementara itu, dr. Maharani menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya ibu rumah tangga, dalam menjaga kesehatan melalui pemilihan pangan yang tepat. Ia mengingatkan bahwa banyak penyakit tidak menular berawal dari pola konsumsi yang tidak sehat.
"Ibu-ibu adalah manajer dapur. Kesehatan keluarga ditentukan dari apa yang dibeli dan dimasak. Jangan tergiur harga murah atau warna mencolok, jadilah konsumen cerdas," pesannya.
Antusiasme warga terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Dalam sesi tanya jawab, masyarakat berkonsultasi mengenai ciri-ciri makanan yang mengandung bahan berbahaya serta cara memeriksa legalitas produk, termasuk kosmetik yang banyak beredar di media sosial.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama antara tokoh masyarakat, pemerintah, dan warga untuk mewujudkan Desa Bantayan Hilir sebagai desa sadar pangan aman. Edukasi berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan Riau.*