Jun 2026
01

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
11 Daerah di Riau Siaga Darurat Karhutla
pekanbaru | Senin, 1 Juni 2026 | 19:29:04 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : rivo

PEKANBARU - Sebanyak 11 kabupaten dan kota di Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seiring meningkatnya risiko kebakaran akibat musim kemarau.

Selain pemerintah kabupaten/kota, Pemerintah Provinsi Riau juga telah menetapkan status siaga darurat Karhutla sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi kebakaran yang lebih luas.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran Riau melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Jim Gafur, mengatakan hingga saat ini hanya Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) yang belum menetapkan status siaga darurat Karhutla.

Baca :

"Pemerintah Provinsi Riau dan 11 pemerintah kabupaten/kota sudah menetapkan status siaga darurat Karhutla. Saat ini hanya Kuansing yang belum menetapkan status tersebut," kata Jim Gafur, Senin (1/6/2026).

Menurutnya, penetapan status siaga darurat sangat penting untuk mempercepat koordinasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam upaya penanganan Karhutla.

"Dengan adanya status siaga darurat, proses koordinasi, dukungan personel, hingga penyaluran bantuan menjadi lebih mudah dan cepat. Kami berharap Kuansing segera menyusul menetapkan status yang sama," ujarnya.

Sementara itu, Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera terus melakukan operasi pemadaman di sejumlah titik kebakaran yang masih aktif di Riau.

Saat ini, upaya pemadaman dan pendinginan masih berlangsung di Rantau Bais, Kabupaten Rokan Hilir, Sokoi di Kabupaten Pelalawan, serta Kandis, Kabupaten Siak. Sementara kebakaran di Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir, berhasil dipadamkan setelah lima hari penanganan intensif.

Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan petugas di lapangan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari cuaca panas, angin kencang, vegetasi kering yang mudah terbakar hingga karakteristik lahan gambut yang memperumit proses pemadaman.

"Tim Manggala Agni terus bekerja maksimal di seluruh lokasi kebakaran. Meskipun menghadapi kondisi cuaca yang cukup menantang dan medan yang tidak mudah, personel tetap fokus melakukan pemadaman dan pendinginan agar api benar-benar terkendali," ujarnya.

Rokan Hilir Jadi Fokus Penanganan
Di Rantau Bais, Kabupaten Rokan Hilir, operasi pemadaman dilakukan oleh Manggala Agni Daops V Dumai. Petugas menghadapi kondisi cukup berat akibat angin kencang yang membuat asap semakin pekat serta mempercepat penyebaran api di beberapa titik.

Berdasarkan hasil pemantauan sementara, luas lahan yang terdampak kebakaran di lokasi tersebut diperkirakan mencapai sekitar 44 hektare. Untuk mempercepat pengendalian kebakaran, jumlah personel akan ditambah mengingat luas area yang terbakar cukup besar dan sumber air di sekitar lokasi masih tersedia untuk mendukung operasi pemadaman.

Pemerintah dan seluruh unsur penanggulangan bencana terus meningkatkan kesiapsiagaan guna mencegah meluasnya Karhutla selama musim kemarau, sekaligus meminimalkan dampak terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.*

Terbaru
nasional
Jamaah Haji Indonesia Mulai Dipulangkan ke Tanah Air
Senin, 1 Juni 2026 | 19:52:44 WIB
inhu
Nobar Film Kuyank, Bupati Ade Harapkan Ada Bioskop di Rengat
Senin, 1 Juni 2026 | 19:40:57 WIB
pekanbaru
11 Daerah di Riau Siaga Darurat Karhutla
Senin, 1 Juni 2026 | 19:29:04 WIB
pekanbaru
Pemprov Riau Ajak Generasi Muda Terapkan Nilai-nilai Pancasila
Senin, 1 Juni 2026 | 08:11:57 WIB
huawen
Paramita Foundation Kumpulkan 268 Kantong Darah
Senin, 1 Juni 2026 | 05:26:43 WIB
huawen
Sambut Waisak, Maha Vihara dan PBSM Gelar Bazar Vegetarian
Minggu, 31 Mei 2026 | 15:11:28 WIB
Artikel Popular
politik
DKPP Terima 765 Aduan Pelanggaran Etik...
Selasa, 21 April 2026 | 20:10:00 WIB
hukum
Nasional