Sep 2026
14

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Mensos Pastikan Sekolah Rakyat Hanya untuk Keluarga Miskin, Tak Ada Titipan Pejabat
pekanbaru | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:51:34 WIB
Editor : Linda | Penulis : Linda N

PEKANBARU – Menteri Sosial RI, Syaifullah Yusuf, menegaskan bahwa penerimaan siswa Sekolah Rakyat harus berjalan transparan dan tepat sasaran. Tidak boleh ada praktik titipan dari pejabat maupun pungutan dalam proses penerimaan peserta didik.

Penegasan itu disampaikan Syaifullah Yusuf saat menghadiri Open House Sekolah Rakyat bersama calon siswa dan orang tua siswa di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 31 Pekanbaru yang berada di Sentra Abiseka Kementerian Sosial, Rumbai, Pekanbaru, Minggu (14/6/2026).

Menurut pria yang akrab disapa Gus Ipul itu, Sekolah Rakyat merupakan program yang digagas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga miskin dan rentan.

Baca :

"Yang boleh sekolah di sini adalah mereka yang benar-benar memenuhi kriteria. Tidak boleh ada titipan. Menteri tidak boleh menitip, gubernur tidak boleh menitip, bupati dan wali kota juga tidak boleh menitip," tegas Gus Ipul.

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi keluarga yang berada pada kelompok sosial ekonomi paling bawah, yakni desil 1 dan desil 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Program tersebut menyasar anak-anak yang tidak sekolah, belum pernah sekolah, putus sekolah, maupun yang berisiko putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi keluarga.

"Karena itu, proses seleksi dilakukan melalui penjangkauan langsung oleh petugas di lapangan," kata Gus Ipul.

Setelah dilakukan verifikasi dan mendapatkan persetujuan orang tua, calon siswa akan ditetapkan oleh kepala daerah sebelum diajukan kepada Kementerian Sosial untuk ditetapkan secara resmi sebagai siswa Sekolah Rakyat.

"Penjangkauan harus dilakukan dengan benar. Tidak boleh ada surat menyurat yang mempersulit, tidak boleh ada bayar-membayar, dan tidak boleh ada titipan. Yang diterima harus benar-benar keluarga yang memenuhi kriteria," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga mengapresiasi perkembangan siswa Sekolah Rakyat setelah hampir satu tahun mengikuti proses pembelajaran.

Menurutnya, berbagai perubahan positif mulai terlihat, baik dari sisi kedisiplinan, kesehatan, kepercayaan diri, maupun semangat belajar para siswa.

"Saya melihat perkembangan yang baik. Anak-anak sekarang lebih percaya diri, lebih disiplin, lebih sehat, dan yang paling penting mereka memiliki semangat untuk meraih cita-cita," katanya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada para guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan, Pemerintah Provinsi Riau, dan Pemerintah Kota Pekanbaru yang telah mendukung penyelenggaraan program tersebut.

Sekolah Rakyat di Kuansing Hampir Rampung

Dalam kunjungannya, Gus Ipul juga mengungkapkan perkembangan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Kabupaten Kuantan Singingi. 

Menurutnya, progres pembangunan telah mencapai sekitar 80 persen dan nantinya mampu menampung lebih dari 1.000 siswa.

"Kita berharap sesuai target Presiden, pada akhirnya setiap kabupaten dan kota memiliki satu gedung permanen Sekolah Rakyat," ujarnya.

Sementara itu, untuk Provinsi Riau, jumlah siswa Sekolah Rakyat yang telah terdata mencapai sekitar 420 orang, termasuk calon siswa dari Kabupaten Kuantan Singingi.

Selama gedung permanen belum selesai dibangun, proses pembelajaran akan tetap berlangsung di lokasi yang saat ini digunakan.

Gus Ipul juga menyebut Pemerintah Provinsi Riau telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare di kawasan Pasir Putih untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen berikutnya.

Menurut dia, pembangunan gedung akan menggunakan anggaran dari APBN, sedangkan lahan disiapkan oleh pemerintah daerah.

"Kalau lahannya sudah siap, Insya Allah tahun depan bisa mulai dibangun. Tanahnya dari pemerintah daerah, sementara pembangunan gedung menggunakan APBN," jelasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi serta Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Samsuir.*

Terbaru
politik
Koalisi Masyarakat Sipil Kunjungi Fraksi NasDem DPRD Riau
Senin, 14 September 2026 | 20:15:34 WIB
sportainment
SKO Riau Wakili Northern Sumatra di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
Senin, 14 September 2026 | 19:56:00 WIB
inhu
Penanganan Karhutla Inhu Capai 80 Persen
Senin, 14 September 2026 | 18:09:35 WIB
pekanbaru
Disdukcapil Pekanbaru Imbau Warga Jangan Beri Data Pribadi Sembarangan
Senin, 14 September 2026 | 16:12:33 WIB
pekanbaru
67 Tahun Pasukan Pelopor, Brimob Polda Riau Tegaskan Semangat Pengabdian
Senin, 14 September 2026 | 14:34:39 WIB
pekanbaru
Ini Lima Lokasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini
Senin, 14 September 2026 | 11:04:23 WIB
etalase
PTPN IV PalmCo Inisiasi PSR Awards 2026, Perkuat Ekosistem Sawit Rakyat
Senin, 14 September 2026 | 07:42:20 WIB
sportainment
Marquez Menang di San Marino, Kudeta Martin dari Puncak
Minggu, 13 September 2026 | 21:06:52 WIB
Artikel Popular
4
politik
Koalisi Masyarakat Sipil Kunjungi Fraksi NasDem DPRD...
Senin, 14 September 2026 | 20:15:34 WIB
hukum
65 Kg Sabu dari Malaysia Digagalkan di...
Kamis, 10 September 2026 | 21:53:00 WIB
Nasional
Status Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga Level...
Minggu, 6 September 2026 | 21:12:01 WIB