|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Dewa Tian To Guan Sue di Vihara Au San Co Bio Jalan Angkasa No 38 Pekanbaru berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 27 hingga 29 Juli. Pada malam ramah tamah, Selasa (28/7/2026), perayaan dihadiri Pembimas Buddha Kanwil Riau, tokoh Agama Buddha, Kapolsek Payung Sekaki dan organisasi Tionghoa di Pekanbaru.
Ketua Panitia HUT Dewa Tian To Guan Sue, Sudirman SH MH mengatakan, HUT Dewa Tian To Guan Sue dan Vihara Au San Co Bio memasuki tahun ke dua.
Perayaan dimulai dengan sembahyang dan panggung hiburan bersama tokoh masyarakat. "Kami perkirakan lebih 1.500 umat Buddha yang datang selama perayaan, termasuk tamu dari luar Pekanbaru," tambahnya.
Dikatakannya, pada hari pertama dimulai pukul 19.00 WIB hingga 23.00 WIB dengan melaksanakan panggung hiburan. Hari kedua mulai pukul 19.00 WIB hingga 23.00 WIB berupa ramah tamah bersama tokoh masyarakat. Sedangkan hari ketiga mulai pukul 00.00 WIB hingga 17.00 WIB dengan melaksanakan ritual dan sembayang bersama.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya yang hadir memeriahkan HUT Dewa Tian To Guan Sue," ujarnya.
Sementara itu, Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau, Wiryanto S Ag MM berharap perayaan bermanfaat bagi umat Buddha dan Vihara Au San Co Bio membawa kebahagiaan untuk umat.

"Vihara bukan hanya sebagai tempat ibadah, tapi praktek untuk mengamalkan ajaran Buddha. Kemudian memperkokoh kerukunan antar umat beragama," ungkapnya.
Ketua Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Pekanbaru, Alek sidik mengucapkan terima kasih kepada majelis dan lembaga agama Buddha yang hadir di Vihara Au San Co Bio.
Kapolsek Payung Sekaki, AKP Rafidin L Gaol berpesan kepada umat dan masyarakat untuk menjaga kondusifitas. "Semoga Vihara Au San Co Bio menjadi tempat ibadah yang nyaman dan aman. Semua umatnya diberikan keberkahan," ungkapnya.
Perayaan HUT Dewa Tian To Guan Sue dihadiri juga pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Riau, Kong On dan tokoh masyarakat sekitar.
Dari pantuan, terlihat banyak umat datang bersama keluarga. Para umat menikmati berbagai makanan yang disediakan panitia serta melaksanakan ritual sembahyang. Meminta kesehatan dan kelancaran rezeki.*