|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Pecinta kuliner vegetarian dan vegan wajib datang ke Vegan Carnaval yang berlangsung di Mal Ciputra Seraya selama dua hari, Sabtu dan Minggu (17-18/10/2026). Kegiatan dilaksanakan Indonesia Vegetarian Society (IVS) Pekanbaru bersama Vegan Society of Indonesia (VSI) Riau.
Wasekjen IVS sekaligus Pembina IVS Riau, Rosa Ria mengatakan, Vegan Carnaval mengambil tema 'one world, one pulse-the harmony of vegan living. Dimana terdapat 50 menu vegan. Baik menu khas Indonesia, daerah maupun manca negara.
"Vegan Carnaval rutin dilaksanakan setap tahun. Kali ini, dalam rangka Hari Vegan Nasional yang jatuh pada tanggal 1 Oktober. Kemudian untuk mensosialisasikan kepada masyarakat luas pola makan sehat dan ramah lingkungan ala vegan," tambahnya.
Tidak hanya lewat menu makanan, masyarakat umum diberikan edukasi kesehatan dan cek kesehatan yang bekerja sama dengan beberapa rumah sakit di Pekanbaru. "Makanan dan minuman ala vegan tentunya halal dan bisa dinikmati untuk semua umur, karena bahan yang digunakan berbasis nabati (tumbuhan)," terangnya.
Setiap menggelar bazar, lanjutnya, respon masyarakat selalu bagus. Ini membuktikan makanan vegan sudah terkenal luas. Bahkan menu-menu vegan sangat mudah ditemukan di Pekanbaru dan bisa di konsumsi segala usia.
"Masyarakat sudah mengetahui manfaat vegan, banyak yang ingin mencobanya. Kita harapkan menu-menu vegan semakin berkembang luas di Riau, khususnya Pekanbaru," jelasnya.
Saat ini, menu vegan sehat dan lezat cukup bervariasi. Seperti hamburger, mie herbal, miso, mie Aceh, tek wan, bakso Malang, ramen, rujak ajo, sate Padang, sate kacang, tofuku, yu peng, nasi bakar, nasi Padang, nasi kuning dan aneka makanan lainnya serta minuman.
Semua menu yang menggunakan bahan daging diganti dengan bahan lain yang nabati. Seperti tempe, tahu, tepung dan jamur. Saat dicoba rasanya juga sama persis dengan sate atau bakso daging.
Sedangkan peserta bazar berasal dari rumah makan vegan dan vegetarian di Pekanbaru maupun pribadi yang merupakan Usaha Kecil Menengah (UMKM).
""Kita berharap bisa mengajak masyarakat untuk mengubah pola makan ke vegan agar lebih sehat dan terhindar dari berbagai penyakit. Vegan bukan sekedar pola makan, namun juga gaya hidup yang peduli dengan lingkungan," tegas Rosaria.
Vegan Carnaval dimeriahkan juga aksi drumband dari sekolah di Pekanbaru dan parade karnaval. Kemudian aksi sosial donor darah yang dilaksanakan pada Minggu (18/10/2026).*